Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Lonjakan Impor Bikin Ekonomi AS Terkontraksi, Wall Street Bergejolak

KAMIS, 01 MEI 2025 | 07:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street mayoritas ditutup menguat pada saat laporan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I-2025 menunjukkan kontraksi. 

Dow Jones dan S&P 500 ditutup lebih tinggi setelah reli pada akhir sesi,  menghapus penurunan dari sebagian besar sesi setelah data menunjukkan ekonomi terkontraksi pada kuartal pertama untuk pertama kalinya dalam tiga tahun. Penyebab utamanya adalah lonjakan impor untuk menghindari tarif.

Dikutip dari CNBC, S&P 500 menguat 0,15 persen ke posisi 5.569,06, Dow Jones Industrial Average menguat 141,74 poin atau 0,35 persen ke level 40.669,36. 


Sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,09 persen ke 17.446,34.

Perang dagang yang sedang berlangsung dan melibatkan banyak pihak terus membayangi musim pendapatan perusahaan AS, dengan semakin banyak perusahaan yang menarik atau mengurangi panduannya akibat ketidakpastian tarif.

Wall Street memangkas kerugian setelah rilis indikator ekonomi yang lebih optimis. Indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) tidak berubah secara bulanan dan belanja konsumen lebih kuat dari yang diharapkan.

Dari kelompok tujuh raksasa atau perusahaan megacap Artificial Intelligence (AI), Meta Platforms (META.O), dan Microsoft (MSFT.O), diharapkan akan mengumumkan hasil setelah lonceng berbunyi.

Saham Eropa mengakhiri sesi yang bergejolak lebih tinggi karena investor mempertimbangkan data utama dan laba perusahaan. Namun, STOXX 600 mencatat kerugian bulanan kedua berturut-turut karena ketidakpastian terkait tarif.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya