Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Eropa Berakhir Menguat, STOXX Catat Kerugian Dua Bulan Berturut-turut

KAMIS, 01 MEI 2025 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa menutup perdagangan dengan kenaikan, saat investor menilai data utama di seluruh dunia. 

Saham real estat yang sensitif terhadap suku bunga melonjak 1,1 persen karena imbal hasil obligasi zona Euro turun setelah serangkaian data ekonomi yang variatif, baik di Eropa maupun Amerika Serikat (AS).

Namun, ekonomi zona Euro tumbuh lebih cepat dari ekspektasi pada kuartal pertama, sementara inflasi menurun. Prospek laba membaik, dengan estimasi yang menunjukkan penurunan rata-rata 1,7 persen pada kuartal pertama. 


Sementara di AS, produk domestik bruto turun di tingkat tahunan 0,3 persen pada kuartal terakhir, karena impor yang lebih tinggi sebelum bea masuk diberlakukan.

Dikutip dari Reuters, berikut pergerakan ekuitas utama Eropa, pada penutupan perdagangan Rabu 30 April 2025 atau Kamis pagi WIB.

- Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,46 persen atau 2,39 poin menjadi 527,48
- Indeks DAX Jerman ditutup menguat 0,32 persen atau 71,15 poin menjadi 22.496,98
- FTSE 100 Inggris naik 0,37 persen atau 31,39 poin menjadi 8.494,85
- CAC Prancis bertambah 0,5 persen atau 38,00 poin menjadi 7.593,87

Meski mengut, STOXX 600 menandai penurunan bulanan kedua berturut-turut, melorot 1,3 persen. 

Saham Societe Generale melejit 3,7 persen setelah bank Prancis itu melaporkan laba kuartal pertama yang lebih baik dari perkiraan.

Grup logistik Denmark, DSV, melambung hampir 7,8 persen setelah menyelesaikan kesepakatan untuk mengakuisisi Schenker Jerman dan memberikan prospek tentang potensi keuntungan dari transaksi tersebut.

Produsen mobil Jerman, Mercedes dan Volkswagen, menangguhkan dan memangkas arahan di tengah ketidakpastian atas tarif AS. Saham keduanya masing-masing menyusut 2,7 persen.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya