Berita

Anggota Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah DPRD Jakarta, Wahyu Dewanto/Ist

Nusantara

Pansus BMD:

Banyak Aset Lahan BUMD DKI Bermasalah

KAMIS, 01 MEI 2025 | 04:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Barang Milik Daerah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta menyoroti persoalan aset lahan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang hingga kini belum memiliki sertifikat kepemilikan yang sah.

Anggota Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah DPRD Jakarta, Wahyu Dewanto mengusulkan agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) dilibatkan dalam rapat-rapat lanjutan guna mengidentifikasi hambatan hukum atas sejumlah aset Pemprov yang belum bersertifikat maupun dibalik nama.

“BPN diminta hadir mengingat banyak aset yang hingga saat ini belum dibalik nama secara sah,” kata Wahyu dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Kamis 1 Mei 2025.


Anggota Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah DPRD DKI Jakarta lainnya, Dimaz Raditya menyarankan agar seluruh BUMD diberikan waktu tersendiri untuk merincikan dan menginventarisasi permasalahan aset di instansinya.

“Saya saran BUMD dijadwalkan terpisah, karena BMD kan masuk ke dalam aset daerah yang dipisahkan, dan setiap BUMD ini punya permasalahan aset masing-masing,” ungkap Dimaz.

Menurut dia, masih banyak aset-aset di BUMD yang belum memiliki alas hukum atau sertifikat. Sehingga perlu dibahas agar bisa segera tuntas.

“Lalu, Pasar Jaya juga masih banyak aset-aset yang masih bermasalah karena secara alas hukum masih belum jelas,” kata Dimaz.






Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya