Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin/RMOL

Politik

Menhan Bantah Siswa Nakal Dilatih secara Militeristik

RABU, 30 APRIL 2025 | 17:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana pelatihan untuk siswa-siswa dengan kenakalan akut di Provinsi Jawa Barat di barak militer tidaklah sama dengan latihan yang biasa dilakukan prajurit TNI. Tapi lebih kepada latihan kedisiplinan.

Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, ketika ditanya awak media soal rencana Pemprov Jawa Barat memberikan pelatihan militer untuk siswa nakal.

Menhan mengatakan, di resimen induk daerah militer sudah ada kurikulum khusus dengan waktu 10 hari, dengan mayoritas materi kedisiplinan. Seperti bangun pagi, membersihkan tempat tidur, ibadah, dan lain sebagainya. Tidak ada latihan fisik seperti prajurit TNI.


“Kemudian sebelum itu biasanya ibadah bersama sesuai agama masing-masing, jadi dia memanfaatkan waktu dengan efektif efisien. Jam 7 mungkin sudah apel, dicek kerapihannya, sepatunya disemir enggak,” kata Sjafrie Sjamsoeddin di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 30 April 2025.

Ia tegas membantah anak-anak nakal yang akan dimasukkan ke barak TNI bakal dilatih secara militeristik.

“Jadi jangan terlalu berlebihan ya,” imbuhnya.

Menhan juga menegaskan TNI siap membantu mendisiplinkan anak-anak nakal memiliki sikap dan karakter yang lebih baik.

“Di negara yang maju itu semuanya warga negaranya itu wajib militer, berpikirnya seperti itu saja. Singapura, Korea, semua (ada wajib militer),” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya