Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA Maret 2025/RMOL

Bisnis

Sri Mulyani Girang Pendapatan Negara Naik Rp200 Triliun dalam Sebulan

RABU, 30 APRIL 2025 | 14:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi pendapatan negara hingga Maret 2025 tercatat mencapai Rp516,1 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani memamerkan penerimaan negara itu melonjak nyaris Rp200 triliun dari pendapatan negara Februari 2025 sebesar Rp316,9 triliun.

"Dalam waktu satu bulan Maret saja pendapatan negara mengalami kenaikan Rp200 triliun sendiri Januari - Februari untuk Maret saja terjadi kenaikan pendapatan negara Rp200 triliun sendiri," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa Maret 2025, Rabu 30 April 2025.


Ia merinci, pendapatan tersebut berasa dari total penerimaan pajak dan bea cukai yang tembus hingga Rp400,1 triliun pada akhir Maret 2025, melonjak dari bulan sebelumnya yang hanya Rp240,4 triliun.

Berdasarkan paparan Sri Mulyani, pendapatan pajak tercatat mencapai Rp322 triliun pada akhir Maret 2025, pendapatan bea cukai sebesar Rp 77,5 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp115,9 triliun atau 22,6 persen dari target.

Sebelumnya, penerimaan pajak sempat anjlok hingga 30 persen pada Februari 2025. Dalam periode tersebut, penerimaan pajak hanya sebesar Rp187,8 triliun atau 8,6 persen dari target.

Bendahara negara itu mengklaim bahwa penerimaan Maret 2025 telah menunjukkan pemulihan jika dibandingkan periode sebelumnya. 

“Penerimaan pajak kita yang mengalami tekanan di Januari-Februari sudah mulai menunjukkan suatu pemulihan yang cukup meyakinkan," tuturnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya