Berita

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin/RMOL

Politik

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin:

Jumlah Ideal Rumah Dinas Prajurit Hampir 500 Ribu Unit

RABU, 30 APRIL 2025 | 13:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rumah dinas prajurit TNI dinilai belum ideal saat ini dalam sisi jumlah.

Hal itu dikeluhkan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin ketika rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan pada Rabu, 30 April 2025.

"Cuma kalau berbicara rumah dinas ini sudah banyak tergantung persoalan interpretasi, tapi saya perlu laporkan bahwa kondisi ideal kita, itu baru memiliki rumah dinas itu 224.756 unit jadi sekitar 45 persen," kata Sjafrie dalam rapat.


Ia mengurai kebutuhan rumah dinas untuk prajurit TNI, idealnya sebanyak 500 ribu unit. Namun hal itu belum terpenuhi.

"Sedangkan kalau kita lihat, kebutuhan idealnya hampir 500 ribu unit rumah," tegasnya.

Mantan ajudan Presiden ke-2 RI Soeharto itu menekankan bakal terus mengupayakan kebijakan untuk memenuhi kebutuhan rumah dinas prajurit TNI.

"Kita juga ada kerja sama dengan Menteri Perumahan Rakyat dan sebagainya. Cuma memang kita perlu perhitungkan bahwa kalau ingin menggunakan, menambah rumah prajurit, dan menggunakan rumah dinas dari lahan yang dimiliki TNI ini juga ada kesulitan bagi kita, karena lahan itu justru dibutuhkan untuk kebutuhan operasional," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya