Berita

Operation Director PT BYD Indonesia, Nathan Sun, di PEVS 2025, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa 29 April 2025/RMOL

Otomotif

Hadir di PEVS 2025, BYD Pamerkan Hasil Penjualan Q1 2025

RABU, 30 APRIL 2025 | 12:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak ada mobil baru yang dipamerkan Build Your Dream (BYD) pada ajang Periklindo Electric Vehicles Show (PEVS) 2025. Padahal beberapa brand lain yang ikut PEVS 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, dengan bangga memperkenalkan produk terbaru mereka.

Toh tetap masih ada yang bisa dipamerkan BYD. Yaitu penjualan produk mereka yang masih tinggi sepanjang 2025 ini.

"Untuk memperluas jangkauan dan penetrasi kendaraan listrik, kami turut berpartisipasi aktif ikut dalam berbagai pameran dunia, salah satunya PEVS 2025," ucap Operation Director PT BYD Indonesia, Nathan Sun, di PEVS 2025, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa 29 April 2025.


Dalam kesempatan tersebut, Nathan dengan bangga melaporkan antusiasme pasar nasional dalam menyambut era kendaraan listrik sangat tinggi. Terbukti dengan penjualan BYD (termasuk Denza) di Indonesia selama kuartal pertama 2025 yang tembus hingga 8.200 unit. 

"Jumlah tersebut merupakan 50 persen dari pasar BEV nasional, menegaskan BYD sebagai merek kendaraan listrik nomor satu di Indonesia," imbuhnya. 

Pada periode yang sama secara global, BYD mencatat total penjualan sebanyak 1 juta unit atau naik 59,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Sementara untuk ekspor, BYD sudah mencatat lebih dari 72.000 unit atau melesat 89 persen secara tahunan. 

"Sehingga sampai Maret 2025, BYD telah berkontribusi terhadap penurunan emisi lebih dari 46 miliar kilo watt," jelas Nathan. 

"Kini kendaraan BYD sudah bisa ditemukan di lebih dari 107 negara dan regional, lebih dari 400 kota dan kita akan terus meningkatkan penetrasi ini untuk menuju era netralitas karbon," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya