Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi/Net

Politik

Pembentukan Tiga Satgas Baru Masih Dikaji, Mensesneg: Fokus Pada Investasi dan Mitigasi PHK

RABU, 30 APRIL 2025 | 12:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah belum menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pembentukan tiga satuan tugas (Satgas) baru yang dibentuk guna mempercepat proses perizinan dan meningkatkan iklim investasi nasional. 

Ketiga satgas itu antara lain Satgas PHK, Satgas Perundingan Perdagangan Investasi dan Penanganan Ekonomi dan Satgas Deregulasi Kebijakan.

Dalam keterangan resminya pada Rabu, 30 April 2025, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan bahwa tiga satgas masih dalam proses persiapan. 


"Pembentukan Satgas-Satgas tersebut belum ada Keppres-nya karena sedang dikoordinasikan secara substansinya dengan kementerian-kementerian dan lembaga-lembaga terkait," ujar Prasetyo. 

Ia menegaskan bahwa proses ini masih dalam tahap sinkronisasi lintas sektor agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat responsif tetapi juga strategis.

Tiga Satgas yang rencananya akan dibentuk memiliki fokus utama pada peningkatan iklim investasi, kemudahan serta percepatan perizinan usaha, dan mitigasi pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Pemerintah ingin memastikan bahwa pendekatan yang digunakan tidak hanya menyentuh aspek hilir seperti penanganan PHK, tetapi juga mengintervensi dari sektor hulu, yakni kondisi usaha dan industri itu sendiri.

"Kita tidak ingin sekadar bagaimana menangani PHK di hilir, tetapi secara menyeluruh, secara komprehensif, kita pikirkan dari hulu ke hilirnya, dari sektor usahanya maupun sektor industrinya. Ini saling terkait," lanjut Prasetyo.

Pemerintah juga berupaya untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam proses perumusan ini, termasuk pihak swasta, pelaku usaha, industri, dan bahkan serikat pekerja. Hal ini dianggap krusial agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar bisa menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

"Termasuk kita juga ingin mensinkronisasikan dengan teman-teman di swasta, di sektor usaha maupun di sektor industri, termasuk dengan teman-teman serikat-serikat buruh kaitannya dengan satuan tugas dan mitigasi PHK," tegasnya.

Hingga saat ini, pemerintah masih menyusun poin-poin regulasi yang akan masuk dalam deregulasi baru. Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah pemerintah untuk mengatasi tantangan ekonomi global dan menarik investasi asing maupun domestik yang lebih luas ke Indonesia.

Dengan pembentukan tiga Satgas tersebut, pemerintah berharap bisa menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif serta memperkuat daya tahan industri nasional terhadap ancaman PHK massal akibat perlambatan ekonomi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya