Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Harga Minyak Turun ke Level Terendah dalam Dua Pekan

RABU, 30 APRIL 2025 | 09:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak turun lebih dari 2 persen pada perdagangan Selasa, 29 April 2025, level terendah dalam dua pekan.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 2,4 persen menjadi 64,25 Dolar AS per barel, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 2,6 persen menjadi 60,42 Dolar AS per barel.

Penurunan ini terjadi menjelang keputusan OPEC+ terkait peningkatan produksi, di tengah kekhawatiran bahwa kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump akan memperlambat ekonomi global dan permintaan minyak.


Perang dagang AS–China makin memanas, dengan kedua negara saling memberlakukan tarif. Hal ini membuat analis menurunkan proyeksi permintaan dan harga minyak.

"Perdagangan antara AS dan Tiongkok nyaris terhenti. Setiap hari tanpa kesepakatan memperburuk risiko penurunan permintaan global," ujar Bob Yawger dari Mizuho.

Dampak perang dagang mulai dirasakan pelaku usaha. Perusahaan jasa pengiriman UPS akan memangkas 20.000 karyawan, sementara General Motors menunda panggilan investor hingga 1 Mei 2025. Presiden Trump mencoba mengurangi dampak tarif otomotif lewat keringanan pajak untuk produsen.

Perusahaan minyak BP mencatat penurunan laba bersih 48 persen menjadi 1,4 miliar dolar AS akibat lemahnya perdagangan gas dan penyulingan. Pasar kini menunggu laporan keuangan dari Exxon Mobil dan Chevron.

OPEC+ juga diperkirakan akan kembali menaikkan produksi pada Juni. Namun, analis menilai langkah ini bisa semakin menekan harga, apalagi Kazakhstan enggan mengurangi produksinya.

"Kenaikan produksi lain dari OPEC+ tidak mungkin terjadi pada waktu yang lebih buruk ketika sentimen sudah lemah, dan Kazakhstan tidak menunjukkan banyak minat dalam mengurangi produksi," kata analis Saxo Bank, Ole Hansen.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya