Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/RMOLJabar

Nusantara

Dedi Mulyadi:

Anak Nakal Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang

SELASA, 29 APRIL 2025 | 19:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengurai sejumlah aturan mengenai pelatihan militer yang akan dilakukan anak-anak nakal di Jawa Barat.

Dedi Mulyadi mengatakan siswa yang bakal melakukan latihan militer di barak TNI harus tidur pukul 20.00, dan bangun pukul 04.00.

Kemudian, mereka akan langsung disuruh mandi oleh para prajurit TNI, kemudian membersihkan ruang tidur mereka.


“Setelah itu, mereka membersihkan lingkungan halamannya,” kata Dedi Mulyadi di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 29 April 2025.

Setelah itu, lanjut Dedi, anak-anak itu harus sarapan pagi. Kemudian, lanjut pergi ke sekolah. Sore harinya nanti mereka belajar berolahraga, bersepak bola, main volley, latihan baris-berbaris, push-up, sit-up dan lain sebagainya.

“Yang itu saya lakukan dulu ketika SMA. Hari Senin-Kamisnya, diajarin puasa Senin-Kamis. Setelah maghrib, mereka belajar mengaji bagi Muslim. Kan bagus,” jelasnya.

Menurutnya, model itu adalah arah pembinaan yang tidak didapatkan di lingkup kehidupan pribadi anak-anak tersebut di lingkungan rumah.

“Dan tidak ada pelatihan militer. Jadi masuk barak militer bukan latihan perang-perangan, bukan,” tegasnya.

Ia menambahkan, cara tersebut akan membantu anak-anak membangun kesehatan pikiran, kesehatan mental dan kesehatan raga.

“Agar mereka menjadi anak-anak yang bugar, tidak minum, tidak merokok, tidak makan eksimer, tidak minum ciu, yang itu obat-obatan itu marak di mana-mana,” demikian Dedi Mulyadi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya