Berita

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi/Ist

Bisnis

Pemanfaatan Teknologi Kunci Utama Kemajuan Koperasi

SELASA, 29 APRIL 2025 | 14:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh koperasi di Indonesia didorong untuk mulai menata ulang pengelolaan koperasinya dengan basis teknologi informasi (TI). 

Menurut Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, koperasi yang enggan melakukan transformasi layanannya dengan teknologi akan ketinggalan zaman. 

"Digitalisasi menjadi elemen kunci dalam memajukan koperasi di Indonesia. Oleh karena itu Kementerian Koperasi terus mendorong modernisasi koperasi melalui teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas layanan," kata Budi saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Astra di Jakarta, Selasa 29 April 2025.


Menkop berharap koperasi dapat mengakselerasi transformasi usahanya secara menyeluruh mulai dari penguatan SDM, inovasi berkelanjutan hingga pembentukan budaya organisasi yang adaptif dan kolaboratif. 

Dia menilai Koperasi Astra sebagai koperasi karyawan PT Astra International Tbk telah sukses memanfaatkan teknologi untuk menunjang bisnisnya. 

"Saya mencermati bahwa Koperasi Astra menjadi salah satu koperasi karyawan yang sukses dan berkelanjutan dalam konteks ekonomi nasional," jelasnya.

Berkat teknologi tersebut kini Koperasi Astra telah menorehkan aset hingga 1,46 triliun dengan volume usaha mencapai Rp113,34 miliar atau naik 3,78 persen.

Di sisi lain Sisa Hasil Usaha (SHU) bersih Koperasi Astra mencapai Rp73 miliar, tumbuh naik 15,48 persen. Dengan anggota sebanyak 64.950 orang, koperasi ini terus berkembang pesat dan menjadi salah satu koperasi terbesar di Indonesia.

"Keberadaan koperasi seperti ini sangat strategis karena bukan hanya sebagai sarana kesejahteraan anggota tetapi juga pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," tandas Budi Arie.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya