Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Huawei Siapkan Prosesor AI Canggih Ascend 910D

SELASA, 29 APRIL 2025 | 13:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah berhasil mengembangkan prosesor seri 910B dan 910C Raksasa teknologi China Huawei dikabarkan sedang menguji prosesor kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Ascend 910D.

Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Wall Street Journal, bahwa Huawei telah mendekati beberapa perusahaan teknologi China terkait pengujian kelayakan teknis chip baru tersebut.

"Huawei berharap bahwa iterasi terbaru prosesor AI Ascend miliknya akan lebih kuat daripada H100 buatan Nvidia yang berbasis di California, dan akan menerima sampel pertama prosesor tersebut paling cepat akhir Mei," imbuh laporan tersebut, dikutip dari Aljazeera, Selasa 29 April 2025. 


Orang-orang yang diwawancarai menunjukkan bahwa chip tersebut masih dalam tahap pengembangan awal dan akan menjalani serangkaian pengujian untuk mengevaluasi kinerjanya dan mempersiapkannya untuk penggunaan pelanggan.

Sebelumnya, media melaporkan bahwa Huawei berencana untuk memulai pengiriman massal chip kecerdasan buatan 910C yang canggih kepada pelanggan China paling cepat bulan depan.

Washington telah menghentikan China dari produk AI tercanggih Nvidia, termasuk chip andalannya B200, dengan harapan dapat membatasi perkembangan teknologi China, khususnya kemajuan militernya.

Pihak berwenang AS melarang penjualan chip H100 pada tahun 2022 sebelum diluncurkan.

Huawei tetap berhasil, meskipun AS memimpin di sektor teknologi dan berupaya mencegah pembangunan di China. Perusahaan yang berpusat di Shenzhen ini telah mengembangkan beberapa alternatif yang paling menjanjikan di negara itu untuk menggantikan chip AI Nvidia, bagian penting dari strategi Beijing untuk mengembangkan industri semikonduktor yang mandiri.

Meskipun masuk dalam daftar hitam perdagangan AS selama hampir enam tahun, Huawei menunjukkan ketahanannya terhadap pembatasan AS dengan meluncurkan telepon pintar Mate 60 kelas atas pada tahun 2023. 

Didukung oleh prosesor produksi dalam negeri, peluncuran telepon tersebut selama kunjungan Menteri Perdagangan saat itu Gina Raimondo ke Beijing mengejutkan pemerintah AS.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya