Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Amerika Serahkan Keputusan Perang Tarif ke China

SELASA, 29 APRIL 2025 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan untuk mengakhiri perang tarif sekarang sepenuhnya ada di tangan China. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent.

Dalam wawancara dengan CNBC, Bessent menjelaskan bahwa pemerintah AS sudah berkomunikasi dengan pihak China mengenai masalah ini.

"Kita lihat saja nanti arahnya ke mana," ujar Bessent.


Menurutnya, China harus mengambil langkah untuk meredakan ketegangan. 

"Seperti yang sering saya katakan, menurut saya, China yang harus menurunkan ketegangan karena mereka menjual lima kali lebih banyak barang ke kita dibandingkan kita ke mereka, jadi tarif 125 persen ini tidak bisa dipertahankan," kata Bessent.

Menkeu juga mengatakan bahwa keputusan China untuk membebaskan beberapa produk dari tarif merupakan sinyal bahwa mereka ingin meredakan ketegangan.

"Saya sudah siapkan rencana eskalasi kalau diperlukan, tapi kami sangat berharap tidak perlu menggunakannya," katanya.

Ia menyebutkan bahwa langkah eskalasi tersebut bisa termasuk "embargo" terhadap China.

Saat ini, lanjut Bessent, AS memilih menunda penyelesaian soal tarif dengan China dan lebih fokus mencari kesepakatan dagang dengan 15 sampai 17 negara lain. Ia juga memperkirakan bahwa kesepakatan dagang pertama yang akan diumumkan bisa saja dengan India.

Bessent menambahkan, pejabat AS dan China sempat bertemu dalam pertemuan IMF dan Bank Dunia di Washington, DC, minggu lalu untuk membahas soal stabilitas keuangan. Namun, ia tidak memastikan apakah isu perdagangan juga dibahas dalam pertemuan tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya