Berita

Ayah Kenzha Erza Walewangko, Happy Walewengko (kiri) dan kuasa hukum Raja Butar Butar di Polda Metro Jaya/Ist

Hukum

Tuntut Keadilan, Keluarga Mahasiswa UKI Datangi Polda Metro Jaya

SELASA, 29 APRIL 2025 | 05:23 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Keluarga mendiang Kenzha Erza Walewangko (22), mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang tewas di kampus mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin 28 April 2025.

Kedatangan keluarga untuk mempertanyakan penanganan kasus Kenzha Erza Walewangko yang telah dilaporkan dengan nomor LP/B/1904/III/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 17 Maret 2025.

Apalagi penanganan kasus Kenzha Erza Walewangko ini telah dihentikan oleh Polres Metro Jakarta Timur.


Pihak keluarga yang diwakili ayah Kenzha, Happy Walewengko beserta kuasa hukumnya, Raja Butar Butar turut membawa saksi lain terkait peristiwa tersebut.

"Polres Metro Jakarta Timur sudah menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3), tapi sebelum itu kami sudah melaporkan di Polda Metro Jaya. Kami membawa dua saksi baru. Dua saksi ini saksi kunci yang ada di lokasi juga mahasiswa dari UKI," kata Raja Butar Butar kepada wartawan

Selain meminta perkembangan dari Polda Metro Jaya, pihak keluarga juga meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terkait status saksi.

Hal ini dilakukan karena dikhawatirkan para saksi mendapatkan intimidasi dari pihak-pihak luar.

"Takut ada intimidasi dari kampus dan lain-lain, sehingga kita kuasa hukum perlu berpikir bahwa perlu untuk dilindungi saksi ini," kata Raja Butar Butar.

Dengan adanya saksi tambahan, Raja Butar Butar berharap ini bisa membantu membuka fakta baru dalam kasus tewasnya Kenzha Erza Walewangko.

"Mungkin sekarang masih takut, kami harap berani untuk bicara (speak up). Harapannya seperti itu ya," kata Raja Butar Butar.


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya