Berita

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid (tangkapan layar/RMOL)

Politik

DPR Minta Kemenag Tegas Tertibkan Travel Haji dan Umrah Nakal

SENIN, 28 APRIL 2025 | 22:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kementerian Agama (Kemenag) diminta untuk menindak tegas agensi travel haji dan umrah yang memberangkatkan jemaah haji secara ilegal.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid justru meminta Kemenag untuk mencabut izin usahanya lantaran pihak otoritas pemerintah Arab Saudi sudah melakukan penindakan terhadap agensi bodong tersebut.

Abdul Wachid menuturkan bahwa pihaknya mendapati temuan kasus calon jamaah haji yang menggunakan visa ilegal, seperti visa kerja.


"Sekarang, Arab Saudi melakukan penegasan, ya kita di Indonesia juga melakukan penegasan, travel-travel yang nakal itu harus dikasih sanksi yang tegas, bila perlu dicabut izinnya," kata Abdul Wachid dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dirjen PHU, dan tiga dirut maskapai penerbangan, di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 28 April 2025.

10 orang warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, gagal berangkat haji lantaran menggunakan visa kerja, atau visa amil melalui bandara Soekarno-Hatta. 

Mereka diduga berangkat haji melalui jalur ilegal, dengan membayar uang sebesar Rp100-200 juta lewat biro perjalanan haji dan umrah.

Kapolres Bandara Soekarno Hatta Komisaris Besar Ronald Sipayung mengatakan, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait seperti Imigrasi dan Kementerian Agama untuk penanganan dan penyelidikan lebih lanjut. 

"Kami masih berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan lebih lanjut terkait masalah ini," ujar Ronald, Jumat 18 April 2025.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya