Berita

Politikus senior PDI Perjuangan Panda Nababan/Ist

Politik

Panda Nababan Samakan Kasus Ijazah Jokowi dengan Fufufafa

SENIN, 28 APRIL 2025 | 01:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Politikus senior PDI Perjuangan Panda Nababan menyamakan persoalan dugaan ijazah palsu Joko Widodo atau Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan akun Fufufafa yang menghebohkan publik.

Hal ini disampaikan Panda Nababan dalam program Indonesia Lawyer Club (ILC) yang dikutip Senin 28 April 2025.

"Fufufafa apa kurang spektakuler? Siber tidak mengusut (mencari pelakunya). Tidak diproses (seperti dugaan ijazah palsu Jokowi)," kata Panda.


Padahal, kata Panda, apabila diusut secara serius oleh aparat penegak hukum, maka siapa pemilik akun Fufufafa akan ketahuan.

"Begitulah situasinya sekarang (tidak diusut), sehingga tidak ada nilai, tidak ada arti," kata Panda.

Sebelumnya, pakar telematika, Roy Suryo memastikan 99,9 persen akun Kaskus Fufufafa adalah milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang juga merupakan anak sulung Presiden Joko Widodo.

Hal itu diungkapkan langsung Roy Suryo dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dipandu wartawan senior, Karni Ilyas dengan judul "Setelah Fufufafa... Bisakah Pelantikan Gibran Dibatalkan?".

"Secara teknis, ya kita sisakan sedikit lah, 99,9 persen itu adalah, betul, bahwa itu adalah Wakil Presiden terpilih," kata Roy Suryo dalam video yang diunggah di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Kamis 19 September 2024.

Fufufafa telah menyedot perhatian publik. Warganet gencar melakukan penelusuran dan berspekulasi pemilik akun ini adalah Gibran Rakabuming Raka.

Akun fufufafa banyak menuliskan kalimat hinaan dan ejekan kepada tokoh-tokoh politik Tanah Air. Mulai dari Prabowo Subianto hingga kepada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta keluarganya.

Akun fufufafa ketahuan menghapus 2100 unggahan setelah viral. Dari total 5.000 unggahan, kini akun tersebut hanya tersisa 2906 unggahan.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya