Berita

Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) membagikan beras kepada masyarakat sekitar kampus/Ist

Nusantara

Ratusan Masyarakat Antre Beras Mahasiswa UKI

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 19:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi sosial dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Keluarga Besar Mahasiswa UKI. Mereka membagikan 500 paket beras berisi empat kilogram ke ratusan warga sekitar kampus dan puluhan pengemudi ojek online.

Aksi sosial ini diikuti ribuan orang dari 10 RT yang berdekatan dengan Kampus UKI di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Jumat, 25 April 2025 sekitar pukul 15.00 WIB.

Ketua panitia acara Yukenriusman Hulu mengatakan, kegiatan pembagian beras sebenarnya menjadi upaya mahasiswa melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni kampus melaksanakan tugas pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.


"Ini gerakan murni mahasiswa dan kampus untuk menjadi benteng terdepan. Sebab, kampus akan menjadi benteng terakhir ketika saat ini enggak ada pembela mereka (masyarakat)," kata Yukenriusman.

Mahasiswa Fakultas Teknik UKI ini mengatakan, pembagian beras ini juga sebagai respons penurunan daya beli masyarakat akibat perang dagang di tingkat global disertai pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS.

"Beras adalah kebutuhan utama. Tetapi berbicara situasi hari ini, kami mahasiswa merasa gelisah. Pemberitaan sudah mulai (membahas) inflasi, nilai rupiah sudah enggak ada harganya lagi," keluhnya.

Sementara itu, Dekan FH UKI Hendri Jayadi Pandiangan sebagai perwakilan kampus turut memantau pembagian beras sebagai pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

"Ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat agar eksistensi UKI itu memang bisa dirasakan masyarakat sekitar yang di daerah wilayah sini, khususnya Jakarta," katanya.
  
"Kami punya kegiatan rutin, pernah bagi takjil kemarin waktu Ramadan, bahkan sebelumnya ikatan alumni juga membagikan sembako, ada gula, ada minyak dan sebagainya," demikian kata Hendri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya