Berita

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengikuti adat Tepuk Tepung Tawar saat melakukan kunjungan di Provinsi Riau/Istimewa

Nusantara

Ikuti Proses Adat Tepuk Tepung Tawar, Raja Antoni Ingatkan Peran dan Dukungan Orangtua

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 03:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sambutan khusus diterima Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat melakukan kunjungan ke Provinsi Riau. Raja Antoni disambut dengan Upacara Adat Tepuk Tepung Tawar. 

Upacara adat ini dilakukan di Balai Adat Melayu Riau, Kamis 24 April 2025. Kedatangan Raja Antoni beserta Istri Nurlaili Haniah Kinanggi, disambut dengan kompang dan silat. 

Upacara Adat Tepuk Tepung Tawar merupakan tradisi Melayu untuk memberikan berkah dan doa keselamatan, serta sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan seseorang. 


Dalam upacara adat ini, Raja Antoni beserta istri mengenakan pakaian adat Melayu dan mendapat percikan air tepung tawar ke dahi, bahu, dan telapak tangan sambil diiringi dengan doa dan shalawat. 

Sejumlah jajaran Kemenhut yang turut mendampingi antara lain Inspektur Jenderal Kementerian Kehutanan Djoko Poerwanto dan Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho. Selain itu, tampak hadir dalam acara, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan Gubernur Riau Abdul Wahid. 

Raja Antoni mengucapkan syukur atas capaian dan amanah yang telah diberikan. Putra daerah Riau ini mengatakan, keberhasilannya tak lepas dari peran dan dukungan yang diberikan oleh orangtua. 

"Saya mengucapkan syukur dan berbangga hati pada orangtua. Saya secara pribadi kalau ditanya kenapa saya bisa sampai pada titik ini, tentu banyak titik lain akan saya jalani, saya merasa tentu ini adalah takdir dan tidak bisa kita elakkan. Meski sudah ditetapkan, manusia perlu berikhtiar," ujar Raja Antoni, dalam keterangannya, Kamis, 24 April 2025. 

"Berada di titik ini adalah karena orangtua saya, ayah saya almarhum Raja Ramli Ibrahim beserta ibu, yang mengajarkan sejak dini pada saya akan pentingnya kerja keras, akan pentingnya ilmu pengetahuan dengan kesederhanaan yang kami alami ketika masih kecil," sambungnya. 

Raja Antoni menyebut dirinya diajarkan bahwa kerja keras, dedikasi, dan komitmen berbuat baik menjadi kunci seseorang untuk dapat mengubah nasib. Ia menuturkan, Allah tidak akan mengubah nasib individu kecuali ada keinginan kuat dari masing-masing individu. 

"Ayah sering mengatakan pada saya bahwa nasib suatu kaum, individu, keluarga tidak akan pernah diubah oleh Allah kecuali ada komitmen keinginan kuat dari masing-masing individu untuk mengubah nasibnya sendiri. Itu yang diajarkan ayah dan ibu sejak kami kecil," ujar Raja Antoni.

Tidak hanya soal kerja keras dan komitmen dalam berbuat baik, Raja Antoni juga menyebut bahwa kedua orangtuanya menekankan pentingnya ilmu pengetahuan. 

"Kedua yang saya banggakan dari ayah dan ibu juga mengajarkan pada kami pentingnya ilmu pengetahuan. Kenaikan atau perubahan nasib, kenaikan status sosial ekonomi, itu tidak mungkin dilakukan kecuali kita beriman dan memiliki ilmu pengetahuan," tuturnya. 

Dalam kunjungan kerjanya ke Riau kali ini, Raja Antoni melakukan peninjauan ke SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru. Juga mengunjungi dan berdiskusi di UMRI dan PWM Riau.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya