Berita

Kebersamaan Perdana Menteri (PM) Fiji, Sitiveni Rabuka bersama Presiden Prabowo Subianto, dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 24 April 2025/Ist

Politik

Indonesia Gelontorkan Dana Hibah 6 Juta Dolar AS ke Fiji

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 17:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto memberikan dana hibah kepada Republik Fiji dengan nilai fantastis, untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan bilateral Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri (PM) Fiji, Sitiveni Rabuka di Kompleks Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 24 April 2025.

PM Rabuka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pemberian dana hibah pemerintahan Presiden Prabowo, dalam rangka memperkuat hubungan bilateral yang baru diteken bersama.


"Kami sangat menghargai hibah sebesar 6 juta USD. Ini angka besar bagi Fiji dan menjadi angin segar karena kami tidak harus menambah beban utang global," ujar PM Rabuka.

Dia juga berbangga hati telah memperpanjang hubungan bilateral dengan Indonesia, setelah sekian lama berlangsung dengan baik.

Apalagi, di nota perjanjian sekarang ini dia memandang Indonesia mendukung penuh satu sektor penting yang tengah digalakkan pemerintahannya.

"Tuan Presiden, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penandatanganan perjanjian baru-baru ini untuk pusat pelatihan pertanian, yang anda kembangkan menjadi pusat pelatihan regional," demikian PM Rabuka menambahkan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya