Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikiin (tangkapan layar/RMOL)

Politik

DPR Panggil Dirjen Otda Bahas Usul Ratusan Pemekaran

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 15:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi II DPR memanggil Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membahas usulan pemekaran wilayah.

Pantuan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL di Gedung Nusantara, Kompleks DPR, Senayan, rapat itu dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin dan dihadiri oleh Direktur Jenderal Otda Kemendagri Akmal Malik.

Rapat ini merupakan rapat lanjutan yang membahas tentang rancangan peraturan pemerintah terkait penataan daerah dan rancangan peraturan pemerintah tentang desain besar penataan daerah.


Akmal Malik menuturkan terdapat 341 daerah yang diusulkan menjadi otonomi daerah dan daerah khusus dengan rincian 262 kabupaten, 42 mengusulkan untuk dijadikan provinsi, 36 kota, 6 kota yang meminta untuk diistimewakan, dan 5 daerah yang meminta untuk dijadikan daerah khusus.

Wakil Ketua Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin menyampaikan rapat ini fokus membahas tentang pemekaran daerah yang akan dijadikan daerah otonomi baru.

“Hari ini kita akan melaksanakan rapat dengar pendapat, bersama dirjen otda kementerian dalam negeri, yang akan membahas tentang perkembangan peraturan pemerintah yang menyangkut pemekaran daerah, dalam hal ini daerah otonomi baru,” kata Zulfikar Arse Sadikin dalam rapat, Kamis, 24 April 2025.

Ia mengatakan bahwa semenjak bergulirnya era Reformasi, Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam jumlah otonom.

“Sebelum reformasi kita punya 26 provinsi, sekarang sudah 38, kabupaten dari 234 menjadi 415 bener ya? Kota dari 59 sudah ada sekarang ini 93,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan ini terjadi karena adanya semangat desentralisasi yang kuat di Indonesia. Apalagi, desentralisasi tersebut ditegaskan dalam amandemen UUD NKRI 1945.

“Saat ini semangat melaksanakan desentralisasi dengan upaya menghadirkan daerah otonom baru itu ternyata pak dirjen belum kendur itu, masih terus saja, kita catat nih sudah ada aspirasi, belum usulan,” tutup dia.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya