Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan bersama Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan/Ist

Politik

Menko Zulhas Yakin Tidak Impor Beras Sampai 2026

RABU, 23 APRIL 2025 | 17:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia optimis tidak akan melakukan impor beras hingga tahun 2026 mendatang lantaran stok masih tercukupi.

"Sampai akhir April stok beras kita di atas 3 juta ton. Artinya sampai 2026 kalau normal kita tidak perlu impor lagi," kata Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu, 23 April 2025.

Stok pangan nasional akan semakin terjamin melalui Gerakan Indonesia Menanam dan perbaikan irigasi sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.


"Kalau menanam ini digerakkan lagi, irigasi selesai. Tahun ini juga menurut BMKG tidak akan ada kemarau panjang. Maka saya meyakini produksi beras kita akan berlimpah dan akan panen besar tahun ini," lanjutnya.

Selain itu, pemerintah juga berupaya mencetak lahan sawah baru di sejumlah daerah selama 2 hingga 3 tahun mendatang. 

"Sekarang lagi dikebut pembangunan sawah yang baru. Pembangunan sawah baru memang ada perlu waktu 2 tahun, bisa 3 tahun, tapi itu pasti akan menghasilkan," jelasnya.

Di tempat yang sama, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan penanaman padi pada lahan 1,3 juta hektare bulan ini. harapannya bisa memproduksi hingga 7,5 juta ton padi. 

"Insyaallah produksinya kita target 7,5 juta ton. Kalau menjadi beras itu 3,5 sampai 4 juta ton. Khusus Sumatera Selatan tahun lalu produksinya 2,9 juta ton. Tahun ini insyaallah berani memasang target 3,7 juta ton," ungkap Amran.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya