Berita

Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, M. Rifki atau yang akrab disapa Eki Pitung (kanan), saat melakukan audiensi bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon/Istimewa

Nusantara

Garap Film "Si Pitung", Dewan Adat Bamus Betawi Dapat Dukungan Kementerian Kebudayaan

RABU, 23 APRIL 2025 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Audiensi yang dilakukan Dewan Adat Bamus Betawi Menteri Kebudayaan Fadli Zon dinilai sebagai tonggak penting dalam upaya pelestarian budaya Betawi. Sekaligus membuka lembaran baru kolaborasi antara Bamus Betawi dan pemerintah pusat.

“Sepanjang sejarah, belum pernah kami dengar atau lihat Dewan Adat Bamus Betawi diterima secara formal oleh Menteri Kebudayaan. Alhamdulillah hari ini bisa terealisasi,” ujar Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, M. Rifki atau yang akrab disapa Eki Pitung, yang memimpin audiensi bersama jajaran pengurusnya di kantor Kementerian Kebudayaan RI, Selasa 22 April 2025.

Salah satu agenda besar yang disepakati dalam pertemuan tersebut adalah produksi film "Si Pitung" versi baru. Film tersebut akan mengangkat nilai-nilai perjuangan, budaya, dan sejarah Betawi dengan pendekatan kekinian. Menteri Fadli Zon dikabarkan sangat antusias dan meminta agar penulisan skenario film digarap serius oleh penulis terbaik.


“Beliau bilang banyak film sekarang yang bintangnya bagus, tapi enggak ada isi. Nah, untuk 'Si Pitung', beliau ingin ada pesan, ada dagingnya,” ungkap Eki.

Selain film 'Si Pitung', agenda besar lainnya adalah gelaran Harmoni Indonesia Maju dan Festival International Culture 2025 yang rencananya akan dihelat Oktober mendatang. Sebanyak 19 negara disebut telah mendaftar sebagai peserta. Tahun ini, Dewan Adat Bamus Betawi akan menjadi tuan rumah dan penyelenggara utama bersama para mitra CSR dan sponsor.

Dua program tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata Bamus Betawi dalam menyongsong arah pembangunan kebudayaan nasional yang sejalan dengan visi Astacita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Khususnya dalam hal penguatan identitas nasional, pelestarian warisan budaya, serta mendorong diplomasi budaya di tingkat internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Eki juga menegaskan pentingnya pelibatan komunitas adat Betawi dalam agenda-agenda nasional. Sebab, sebagai masyarakat inti Jakarta, sudah sewajarnya Betawi dilibatkan dalam pengambilan kebijakan strategis, termasuk kerja sama lintas kementerian.

“Pusat pemerintahan dan perekonomian itu ada di Tanah Betawi. Sudah saatnya kolaborasi ini naik kelas, tidak hanya di level provinsi, tapi juga kementerian bahkan presiden,” harap Eki.

Eki juga menyampaikan kekhawatiran terhadap masa depan budaya Betawi di tengah transformasi Jakarta menjadi kota global. 

“Kita enggak tahu nasib budaya Betawi 10, 20, 30 tahun ke depan. Karena itu, kami mendorong pemerintah untuk turut serta menjaga eksistensi, tradisi, dan situs-situs budaya Betawi,” ujarnya.

Dalam audiensi itu juga dibahas rencana pembangunan rumah adat Betawi sebagai kantor resmi Dewan Adat di tengah kota Jakarta. Menteri Fadli siap berkomitmen mencarikan lokasi strategis, seperti Monas atau Kemayoran. 

Tak hanya itu, kawasan budaya Condet yang kini terbengkalai juga menjadi pembahasan penting. Bamus Betawi mendorong agar kawasan itu dikembalikan fungsinya sesuai status awal sebagai cagar budaya.

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran Dirjen dan Staf Khusus Kementerian, serta tokoh-tokoh adat Betawi, termasuk Sekretaris Majelis Adat Kiai Yusuf Aman, tokoh pendiri Bamus Betawi Mbak Beruswi Saleh, Wakil Ketua Umum, hingga perwakilan lembaga-lembaga otonom seperti Laskar Adat Betawi.

“Setelah ini akan ada pertemuan lanjutan, arahan dari Pak Menteri sudah jelas agar para Dirjen berdiskusi teknis menindaklanjuti program-program yang kami sampaikan,” demikian Eki Pitung.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya