Berita

Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda/RMOL

Politik

Komisi II DPR Fokus Bahas Netralitas hingga Merit Sistem di RUU ASN

SELASA, 22 APRIL 2025 | 17:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Revisi Undang-undang (RUU) Nomor 20/2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dibahas di Komisi II DPR. 

Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda mengatakan bahwa saat ini pembahasannya masih dikaji oleh Badan Keahlian DPR. 

“Biar mereka (Badan Keahlian DPR) mengkaji dulu, mereka melakukan hearing dulu. Agar meaningful participationnya terlaksana,” kata Rifqinizamy kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 22 April 2025. 


Setelah dikaji oleh Badan Keahlian DPR, Rifqinizamy akan menunggu Surat Presiden (Surpres) RUU ASN untuk selanjutnya di ditindaklanjuti. 

“Kalau supresesnya turun, pimpinan DPR kemudian meminta kepada kami segera membahas, kami akan bahas,” ujar politikus Nasdem ini.

Adapun, fokus utama yang akan dibahas dalam RUU ASN yakni terkait netralitas ASN hingga merit sistem. 

“Satu netralitas ASN, yang kedua sistem merit yang harus merata secara nasional. Temanya satu, pasalnya kita lihat. Pasal kan tidak terlalu penting, itu teknis. Substansinya temanya satu.,” demikian Rifqinizamy.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya