Berita

Presiden AS, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Berduka atas Kematian Paus Fransiskus, Perintahkan Bendera Setengah Tiang

SELASA, 22 APRIL 2025 | 11:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus pada hari Senin Paskah, 21 April 2025 dalam usia 88 tahun.
 
Sebagai bentuk penghormatan, Trump memerintahkan pengibaran bendera Amerika Serikat setengah tiang di seluruh negeri, termasuk di gedung-gedung publik, pangkalan militer, dan kapal angkatan laut.

"Saya baru saja menandatangani perintah eksekutif untuk mengibarkan bendera negara kita semuanya, semua bendera federal dan bendera negara bagian setengah tiang untuk menghormati Paus Fransiskus," ujar Trump saat menghadiri White House Easter Egg Roll, acara tradisional Paskah di Gedung Putih, seperti dimuat AFP.


Trump menggambarkan Paus Fransiskus sebagai sosok yang penuh kasih dan berdedikasi.

"Dia orang baik, pekerja keras. Dia mencintai dunia, dan merupakan suatu kehormatan untuk melakukan itu," tambahnya.

Paus Fransiskus, Uskup Roma dan pemimpin tertinggi Gereja Katolik, meninggal dunia di kediamannya di Casa Santa Marta, Vatikan.

Vatikan mengonfirmasi bahwa kematian terjadi pada pagi hari Senin waktu setempat, 21 April 2025.

Melalui platform Truth Social, Trump juga menulis perintah agar bendera dikibarkan setengah tiang di semua kedutaan besar AS, konsulat, dan fasilitas luar negeri.

Ia juga mengumumkan akan menghadiri pemakaman Paus bersama Ibu Negara Melania Trump, dalam perjalanan luar negeri pertamanya sejak kembali menjabat pada Januari lalu.

"Kami tak sabar untuk berada di sana!" tulisnya antusias di Truth Social.

Dalam pernyataan terpisah, Trump menyampaikan belasungkawa secara pribadi: "Beristirahatlah dalam damai Paus Fransiskus! Semoga Tuhan memberkatinya dan semua yang mencintainya!"

Ucapan duka juga datang dari berbagai tokoh. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan,

"Pada hari Senin Paskah, Jeanette dan saya berduka atas berita meninggalnya Paus Fransiskus. Kami bersatu dalam doa bersama umat Katolik di seluruh dunia untuk ketenangan jiwa Paus dan untuk masa transisi ini bagi Gereja Katolik. Semoga Ia beristirahat dengan tenang," kata Rubio.

Mantan Presiden Joe Biden turut menyampaikan kesedihan mendalam melalui media sosial X.

"Paus Fransiskus akan dikenang sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh di zaman kita dan saya merasa lebih baik karena mengenalnya," cuti Biden.

"Selama puluhan tahun, ia melayani orang-orang yang paling rentan di seluruh Argentina dan misinya melayani orang miskin tidak pernah berhenti. Sebagai Paus, ia adalah seorang pendeta yang penuh kasih dan guru yang menantang yang menjangkau berbagai agama," tambahnya.

Pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan berlangsung di Basilika Santo Petrus, Vatikan, dan dihadiri oleh berbagai pemimpin dunia.

Dunia kini bersiap mengucapkan selamat jalan kepada seorang tokoh besar yang jejak moral dan spiritualnya membekas dalam sejarah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya