Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim/RMOL

Dunia

MUI Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Paus Fransiskus, Serukan Persatuan Lintas Agama

SENIN, 21 APRIL 2025 | 19:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus.

Dalam pernyataannya pada Senin, 21 April 2025, Sudarnoto menyebut kepergian Paus sebagai “kembali ke Tuhan dengan tenang” dan mendoakan agar beliau mendapatkan kedamaian abadi.

“Kita ikut berduka dan bela sungkawa yang mendalam. Semoga ini adalah kepulangan abadi yang menenteramkan bagi Paus. Rest in Peace,” kata Sudarnoto kepada RMOL.


“Kematian adalah jalan menuju Tuhan yang tak terelakkan oleh siapa pun, dan perjalanan panjang Paus menjadi langkah penting kembali ke Tuhan dengan tenang. Kita semua berduka, tapi kita juga pasrahkan kepada Yang Maha Kuasa, kita terima dengan tulus dan ikhlas," paparnya.

Menurutnya, Paus Fransiskus adalah pemimpin agama yang sangat relevan dalam menghadapi zaman yang penuh gejolak dan krisis multidimensi. Ia menilai, kehadiran Paus selama ini telah memberi arah moral bagi umat manusia dan peradaban global.

“Paus adalah pemimpin agama yang sangat penting di zaman ini. Beliau hadir di tengah krisis dan memberikan jalan agar umat serta peradaban terselamatkan,” jelasnya.

Sudarnoto juga menyoroti komitmen kuat Paus dalam membela nilai-nilai kemanusiaan, terutama dalam menyuarakan keprihatinan atas konflik di Gaza. Ia memuji ketegasan Paus dalam menentang tindakan genosida dan memperjuangkan perdamaian dunia.

“Pembelaannya terhadap kemanusiaan sangat tinggi agar tidak dicabik-cabik oleh tindakan dan kebijakan politik jahat seperti yang terjadi di Gaza. Tuntutan beliau agar genosida dihentikan dan dorongan terhadap human fraternity sejalan dengan sikap MUI,” tegas Sudarnoto.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antaragama sebagai jalan untuk membangun perdamaian dunia yang sejati dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Menurutnya, kepergian Paus merupakan momentum untuk memperkuat dialog dan kerja sama lintas agama.

“Sepeninggal Paus, tantangan kepemimpinan agama untuk perdamaian dunia semakin kuat. Saatnya semua elemen masyarakat lintas agama berpadu melanjutkan langkah Paus: hentikan kejahatan Israel, desak mundur tentara Israel dari Gaza, dan dorong wujudkan kemerdekaan Palestina,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya