Berita

Taman Safari Indonesia (TSI)/Ist

Nusantara

Dugaan Perbudakan Modern dalam Kasus Pemain Sirkus OCI Disorot

SENIN, 21 APRIL 2025 | 07:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Taman Safari Indonesia (TSI) menjadi sorotan publik buntut pengakuan memilukan sejumlah mantan pemain sirkus saat bekerja. 

Di depan Wamen HAM Mugiyano, mantan pemain Oriental Circus Indonesia (OCI) yang berada di bawah naungan TSI, mengaku diperlakukan secara tidak manusiawi selama puluhan tahun.

Menanggapi hal itu, dosen Hukum dan HAM dari STIH Adhyaksa, Muhammad Arbani menyesalkan bahwa Indonesia belum terbebas dari perbudakan.


"Walaupun sebenarnya ini sudah lama, akan tetapi ini menimbulkan stigma bahwa Indonesia belum terbebas dari yang namanya perbudakan," kata Arbani kepada wartawan, Senin 21 April 2025.

Menurut Arbani, modern slavery atau perbudakan modern masih mungkin terjadi karena pengawasan praktik tersebut sangat sulit.

Apalagi, lanjut Arbani, bila pemerintah hanya mengeluarkan peringatan-peringatan lisan dan tertulis tanpa turun langsung ke lapangan.

"Jika seseorang bekerja dan mendapatkan siksaan baik secara fisik maupun verbal maka ini juga bisa masuk indikator modern slavery," kata Arbani.

Arbani mengatakan, ciri khas dari modern slavery adalah tindakan yang againts their will atau tidak sejalan dengan keinginan mereka. 

Indikator lain adalah ekpsloitasi kerja berupa beban yang berlebihan dengan upah rendah atau jauh dari angka layak namun memiliki resiko yang sangat tinggi.

Untuk itu, pengamat lulusan Masters of Law in Human Rights dari Leeds Beckett University ini berharap pemerintah dan aparat penegak hukum, seperti kepolisian harus serius membongkar praktik-praktik perbudakan modern.

"Saat ini perlu langkah bersama untuk membongkar praktik-praktik seperti ini," kata Arbani. 

Terlebih lagi kembali muncul tagar no viral no justice di media sebagai sosial terkait masalah dugaan perbudakan tersebut.

"Pengawasan terhadap pelanggaran HAM sangat bergantung pada kelompok-kelompok dalam masyarakat sehingga perlu adanya sinergitas bersama," kata Arbani.

Pihak Taman Safari Indonesia sudah membantah atas dugaan eksploitasi hingga kekerasan terhadap pemain OCI.

Pendiri Oriental Circus Indonesia (OCI), Tony Sumampau menegaskan, pihaknya sama sekali tidak melakukan tindakan kekerasan kepada para mantan pemain sirkus tersebut.

Meski demikian, Tony mengakui pada masa itu, pelatihan di OCI memang mengedepankan disiplin ketat, di mana sanksi berupa rotan digunakan dipakai guna mengoreksi kesalahan para pemain dalam pelatihan.

"Saya pikir sama dengan kita melatih senam, melatih olah raga, melatih bela diri, apa sama itu? Kalau kita salah pasti gurunya akan koreksi dengan keras ya. Karena itu akibatnya mencelakakan diri sendiri, dalam salto atau apa, kalau salah kan bahaya. Jadi memang harus tertib," kata Tony di kawasan Jakarta Selatan, Kamis 17 April 2025.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya