Berita

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi/Ist

Politik

Segera Pecat Menhub Dudy Buntut Macet Parah di Tanjung Priok

MINGGU, 20 APRIL 2025 | 02:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Baru-baru ini, ruas jalan di seputaran pelabuhan Tanjung Priok dilanda macet parah. Situasi ini terjadi akibat tidak mengalirnya arus truk pengangkut peti kemas di dalam area pelabuhan.

Menurut penguasa pelabuhan tersibuk di Indonesia itu yang terdiri dari Pelindo dan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan/KSOP, kemacetan terjadi akibat peningkatan arus peti kemas yang akan melakukan receiving-delivering kontainer di Terminal NPCT-1. 

Terkait itu, Direktur National Maritime Institute (Namarin), Siswanto Rusdi, menilai besar kemungkinannya kemacetan disebabkan oleh pelarangan operasi truk dalam masa Lebaran 2025.


"Pengambil keputusan dan kebijakan salah hitung atau tidak mempertimbangkan dampaknya (pembatasan truk) tadi," ungkap Siswanto dalam keterangannya, Sabtu malam, 19 April 2025.

Lanjut dia, dalam masa Lebaran, banyak kapal yang omit atau menunda sandar. Setelah masa Lebaran usai banyak kapal dengan muatan penuh memaksa sandar sehingga banyak terminal kewalahan, tidak hanya di NPCT-1. 

“Pelindo menguraikan bahwa sesungguhnya pelayanan sisi laut ke dermaga berjalan baik, berth planning berjalan baik, pelayanan pandu/tunda berjalan baik, dan dermaga bisa optimal disandari kapal,” beber Siswanto.

Menurutnya, pelayanan terminal juga berjalan baik, peralatan B/M dalam kondisi siap, performansi B/M di terminal juga cukup baik, tidak ada kendala di gate system.

“Yang menjadi masalah adalah pelayanan keluar dari pelabuhan menjadi terkendala karena depo-depo di luar pelabuhan tidak siap, lonjakan arus kendaraan keluar masuk pelabuhan tidak diantisipasi dengan baik,” jelas dia.

Masih kata Siswanto, hal itu merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan untuk membuat kebijakan sebelum mengambil keputusan terkait pembatasan truk.

“Itu kesalahan besar dan Menhub Dudy Purwagandhi selayaknya diganti. Keteledorannya amat mahal bagi perekonomian nasional yang tengah tertatih. Segera pecat Menhub Dudy,” tegasnya.

“Presiden Prabowo sudah seharusnya memilih Menhub yang paham persoalan dan mau mendengar masukan,” pungkas Siswanto.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya