Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung/Ist

Nusantara

Pramono Ajak Muhammadiyah Kolaborasi Bangun Jakarta

SABTU, 19 APRIL 2025 | 23:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Muhammadiyah telah menjadi bagian penting dalam membangun fondasi moral, pendidikan, dan sosial masyarakat di Jakarta, bahkan di seluruh penjuru Indonesia. 

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri acara halalbihalal bersama Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah DKI Jakarta di Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Kramat Raya, Jakarta Pusat pada Sabtu, 19 April 2025.

Dalam kesempatan itu, Pram mengajak Muhammadiyah untuk berkolaborasi membangun Jakarta menuju kota global dan Ibu Kota ASEAN.


“Kita saling mendukung dan mempertegas komitmen bersama dalam membangun Jakarta yang lebih baik,” kata Pramono.

Atas kontribusi tersebut, Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PW Muhammadiyah DKI Jakarta.

Lebih lanjut, politikus PDIP ini juga memaparkan sejumlah program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah kepemimpinannya. Salah satunya adalah memastikan pengelolaan taman-taman di Jakarta berjalan dengan baik. 

Ke depan, operasional taman direncanakan akan dibuka selama 24 jam agar dapat dimanfaatkan sebagai tempat silaturahmi, diskusi, interaksi antarwarga, serta wadah kreativitas bagi generasi muda.

“Banyak taman yang saat ini tutup pada pukul 17.00–18.00 WIB. Ketika rencana pembukaan taman selama 24 jam diumumkan, banyak yang khawatir taman akan disalahgunakan bila dibuka hingga malam hari. Oleh karena itu, taman akan kita buat terang-benderang, dipasang CCTV, dan diberikan pengawasan yang ketat,” bebernya.

Pramono juga menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, seperti peningkatan layanan RSUD, pemberian jaring pengaman sosial yang tepat sasaran, dan pengelolaan fasilitas umum secara optimal.

“Ke depan, saya berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dapat terus terjalin erat dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju, lestari, dan berbudaya,” pungkasnya.

Hadir pula Ketua DPRD DKI Jakarta, Khairudin; Ketua MUI DKI Jakarta KH. Gus Faiz Sukron Ma'mun, Walikota Jakarta Pusat Arifin, serta anggota DPRD DKI Jakarta dan tokoh masyarakat lainnya.

Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta Syahrul Hasan mengaku siap mendukung program-program yang dicanangkan Gubernur DKI Pramono Anung.

"PW Muhammadiyah siap membantu Pemprov DKI mewujudkan Jakarta menuju kota global dan Ibu Kota ASEAN," kata Syahrul.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya