Berita

Jelang Paskah, Polres Kota Tegal sterilisasi sejumlah Gereja dengan menerjunkan 360 personel dan libatkan anjing pelacak pada Jumat 18 April 2025/Humas Polresta Tegal

Presisi

Libatkan Anjing Pelacak, Polres Kota Tegal Sterilisasi Gereja Jelang Paskah

SABTU, 19 APRIL 2025 | 04:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polres Kota Tegal, Jawa Tengah, melakukan sterilisasi ke sejumlah gereja dengan menggunakan metal detector dan unit K-9 guna memastikan keamanan Rangkaian Peringatan Paskah. 

"Sterilisasi dilakukan untuk memastikan lokasi gereja yang akan digunakan untuk pelaksanaan ibadah dan Perayaan Paskah terjamin keamanannya," kata Kapolres Tegal Kota, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, dikutip RMOLJateng, Jumat 18 April 2025. 

Sejumlah gereja yang akan disterilisasi sesuai jadwal kegiatan gereja yaitu Gereja Hati Kudus, Gereja Kristen Indonesia, dan GPIB Ayalon.


Kapolres menambahkan, dalam pengamanan rangkaian Hari Raya Paskah, Polres Tegal Kota akan menempatkan 360 personel pengamanan di setiap gereja, baik secara terbuka maupun tertutup dengan bersinergi dari unsur TNI dan pemerintah daerah juga keamanan gereja.

"Selain personel Sat Samapta juga melibatkan anjing pelacak dari unit K-9 untuk melakukan penyisiran ke sudut-sudut gereja maupun lingkungan sekitarnya,” imbuhnya.

Ibadah Perayaan Paskah dimulai sejak Kamis hingga Minggu di sejumlah gereja di Kota Tegal. Pengamanan dilakukan selama 24 jam dan juga dilakukan patroli keliling.

Para jemaat yang akan melaksanakan ibadah diimbau tidak membawa barang atau benda yang berlebihan, dan cukup membawa yang seperlunya saja. 

"Hal ini untuk memudahkan petugas pengamanan dalam melakukan pengecekan. Di sisi lain juga tidak memancing timbulnya niat bagi orang untuk berbuat kejahatan," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya