Berita

Kolase foto tangkapan layar para pimpinan kelompok Cipayung Plus sedang berjalan-jalan di luar negeri/RMOL

Politik

Plesiran Pimpinan Kelompok Cipayung Plus ke LN Lukai Mahasiswa

JUMAT, 18 APRIL 2025 | 02:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sejumlah pimpinan dan ketua umum organisasi kemahasiswaan kelompok Cipayung Plus yang melakukan plesiran ke berbagai negara seperti Mekah, Arab Saudi, India, dan Beijing (China) dianggap telah melukai mahasiswa.  

Kekecewaan mendalam itu disampaikan Wildansah, Mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Jakarta. Menurut dia, perjalanan itu diketahui publik setelah sejumlah foto dan video diunggah di media sosial pribadi para pimpinan organisasi tersebut pada Maret 2025 lalu.

"Kegiatan plesiran yang dilakukan pimpinan pusat kelompok Cipayung ini sangat tidak mencerminkan kepekaan terhadap situasi bangsa yang tengah menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun politik," kata Wildan dalam keterangannya, Kamis malam, 17 April 2025. 


Lanjut dia, ketika rakyat sedang prihatin, elite pimpinan organisasi besar kemahasiswaan malah sibuk pelesiran ke luar negeri. 

"Apakah ini tanda kemunduran moral dan hilangnya kepekaan sosial dari para tokoh muda yang seharusnya menjadi penggerak perubahan,” tegasnya.

Wildan pun mempertanyakan siapa pihak yang menjadi sponsor perjalanan tersebut dan bagaimana bisa para pimpinan kelompok Cipayung melakukan perjalanan secara bersamaan ke berbagai negara. 

“Publik berhak tahu, siapa yang membiayai mereka? Apakah ini bagian dari agenda tertentu? Mereka harus terbuka agar jangan mahasiswa di bawah tidak menjadi alat kepentingan tertentu,” tutur Wildan. 

Masih kata dia, kelompok Cipayung yang selama ini dikenal sebagai barisan kritis dan idealis, kini justru menunjukkan perilaku elitis dan jauh dari akar persoalan mahasiswa serta rakyat. 

"Bisa kita lihat postingan medsos pimpinan PB PMII, IMM, KMHDI, KAMMI, dan GAMKI lakukan plesiran sebagai bentuk pengkhianatan terhadap semangat perjuangan mahasiswa," sesal Wildan. 

Sambungnya, apa yang mereka tunjukkan di media sosial sangat melukai hati kami mahasiswa biasa yang terus berjuang menghadapi realitas sulit. 

"Sikap mereka jelas melukai kami sebagai mahasiswa aktif," pungkas Wildan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya