Berita

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 17 April 2026/RMOL

Politik

Mendagri: Gubernur Papua Pegunungan dan Babel Dijadwalkan Ikut Retret Gelombang Kedua

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 17:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan pernyataan terkait retret kepala daerah gelombang kedua yang akan digelar dalam beberapa Minggu mendatang. 

Hal itu Tito utarakan jelang pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur dari Provinsi Papua Pegunungan dan Bangka Belitung di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 17 April 2025. 

Mendagri Tito menjelaskan bahwa dua gubernur terpilih yang sempat mengalami polemik hukum kini tengah dipersiapkan untuk pelantikan.


Mereka adalah Gubernur Provinsi Papua Pegunungan yakni Jhon Tabo dan wakilnya Ones Pahabol serta Gubernur dan Wakil Gubernur Bangka Belitung yakni Hidayat Arsani dan Hellyana. 

“Bangka Belitung dan Papua Pegunungan ya, yang dulu sempat digugat dan kemudian ditolak gugatannya karena sudah diproses. Sudah diajukan oleh KPUD kemudian DPRD provinsi masing-masing, Babel dan Papua Pegunungan, dan hari ini disiapkan untuk pelantikan setelah beliau kembali dari luar negeri,” ujar Tito saat ditemui media.

Terkait agenda retret gelombang kedua untuk kepala daerah, Tito menyatakan bahwa dua gubernur tambahan tersebut akan dimasukkan dalam skenario yang sedang disusun.

“Nanti ini akan ditambah yang dua ini. Jadi sudah kita buat skenario, nanti kita tambah yang dua ini. Nanti akan kita sampaikan, nanti akan ada beberapa skenario,” kata Tito.

Sementara itu, saat dimintai evaluasi mengenai pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada, Tito mengungkap bahwa masih ada satu wilayah yang belum tuntas.

“Ya ini ada yang belum selesai satu ya, yaitu di Papua. Tinggal satu saja untuk tingkat gubernur yang tanggal 6 Agustus, sesuai putusan MK, untuk dilaksanakan pemilihan suara ulang,” ujar mantan Kapolri tersebut. 

Ia menambahkan bahwa setelah proses tersebut selesai, pihaknya masih menunggu apakah akan ada gugatan lanjutan atau tidak.

Pemerintah pusat tengah menyiapkan retret kepala daerah gelombang kedua. Sejumlah kepala daerah yang belum mengikuti retret gelombang pertama di Magelang akan mengikuti retreat pada gelombang kedua ini.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya mengatakan, Bima menjelaskan, retret kepala daerah akan dilaksanakan sebanyak tiga gelombang. 

Setelah retret gelombang kedua selesai digelar, pemerintah akan mengadakan retret gelombang ketiga.

Disebutkan total ada 49 kepala daerah yang belum mengikuti retret secara total. Dari jumlah itu, sebagian akan mengikuti retret pada gelombang kedua

"Ada 49 kepala daerah yang belum mengikuti retret secara total. Sebagian akan mengikuti gelombang kedua, yaitu yang kemarin teman-teman di Bali yang tidak sempat ikut, ada juga yang gugatannya ditolak di Mahkamah Konsitusi, jadi kira-kira ada 25 (kepala daerah)," kata Bima Arya di kediaman Presiden RI ke-7, Joko Widodo di Solo pada Kamis, April 2025.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya