Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin/RMOL

Politik

Kalau Ada Dorongan dan Kesadaran Baleg, Revisi UU Pemilu Bisa Segera Digodok

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 16:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi II DPR RI telah melakukan lobi kepada pimpinan Parlemen untuk segera menggodok revisi UU Pemilu. Untuk kemudian membawa RUU Pemilu kembali ke Komisi II.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR, Zulfikar Arse Sadikin, ketika ditanya soal kapan DPR melakukan pembahasan revisi UU Pemilu.

Zulfikar menuturkan, pihaknya tengah menanti persetujuan pimpinan untuk membahas RUU Pemilu. Namun, ia menilai ada gelagat dari pimpinan DPR untuk menyetujui pembahasan RUU Pemilu di Komisi II.


“Ini yang sedang kita bicarakan, Komisi II sudah sepakat kita juga berusaha lobi ke pimpinan, dan tampaknya pimpinan ada kecenderungan untuk menyetujui. Tinggal nanti kita lihat di perubahan prolegnas prioritasnya,” kata Zulfikar di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 17 April 2025.

Disinggung mengenai kemungkinan RUU Pemilu tidak akan dibahas tahun ini, Zulfikar menerangkan, di Baleg terdapat evaluasi program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas tiap akhir tahun, dan berharap dalam evaluasi itu RUU Pemilu masuk sehingga bisa didorong dilakukan pembahasan.

“Tapi kalau ada dorongan dari komisi dan Baleg ada kesadaran, dan pimpinan juga oke, lalu segera rapat Bamus, mudah mudahan tahun ini sebelum akhir tahun ada perubahan prolegnas prioritas 2025. Kalau memang itu terjadi kita segera melakukan itu,” jelasnya.

Ia menegaskan Komisi II DPR RI ingin segera membahas RUU Pemilu. Namun tetap tergantung kepada Pimpinan DPR dan Badan Legislasi.

“Intinya kita pingin lebih cepat,” tutupnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya