Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham/RMOL

Politik

Tepis Isu Matahari Kembar, Waketum Golkar: Presiden Sekarang Prabowo Subianto

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 14:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Golkar menepis adanya isu "Matahari Kembar" dalam kepemimpinan nasional saat ini.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham menegaskan, Presiden Republik Indonesia saat ini adalah Prabowo Subianto. 

“Yang ada hari ini di real presiden, otentik presiden adalah Pak Prabowo,” tegas Idrus saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis 17 April 2025. 


Idrus menambahkan, sekalipun ada sejumlah menteri yang sowan ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, itu merupakan hal yang wajar. Menurutnya, hanya pihak-pihak tertentu yang menafsirkan berbeda kunjungan tersebut. 

“Dan karena itu di dalam sikap perilaku Pak Jokowi kan kita lihat juga, bagaimana memposisikan diri, ada acara diundang (beliau) datang, dan lain sebagainya. Pak Prabowo kelihatan sekali kalau misalkan di acara-acara formal beliau adalah presiden yang otentik yang real, hanya ditafsirkan oleh orang (berbeda-beda),” kata mantan Menteri Sosial ini. 

Menurut Idrus, tafsir liar semacam itu bisa merusak negara. 

“Yang ditafsirkan ini yang merusak negeri ini kadang-kadang. Kenapa? Karena penafsiran itu kadang-kadang tidak didasarkan pada fakta-fakta, hanya didasarkan pada sak wasangka, fitnah-fitnah politik, perlu dipertanyakan niat baiknya terhadap bangsa ini,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya