Berita

Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Perang Dagang AS-China, Peluang Emas Indonesia Perluas Pasar

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 12:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah meningkatnya tensi dagang antara Amerika Serikat dan China, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melihat peluang yang bisa dimanfaatkan Indonesia. 

Menurut Sandi yang juga seorang pengusaha, kondisi global yang tidak stabil justru membuka celah bagi negara seperti Indonesia untuk tampil sebagai pemain baru di pasar dunia.

"Tarif dagang dari Presiden Trump naik, tensi China vs Amerika makin tinggi. Tapi justru di tengah konflik ini, ada celah yang bisa dimanfaatkan Indonesia," kata Sandi lewat akun X miliknya, Kamis 17 April 2025.


Mantan Wakil Gubernur Jakarta pendamping Anies Baswedan itu menekankan pentingnya mendorong diversifikasi pasar serta memberdayakan UMKM dan generasi muda untuk bisa menembus pasar global. 

"Indonesia harus lebih berani memperluas pasar, tidak fokus pada satu negara saja, dengan memberdayakan UMKM dan generasi muda," tegasnya.

Menurut Sandiaga, potensi Indonesia sangat besar. Produk lokal memiliki daya saing, terlebih jika dibekali dengan pelatihan digital, akses pembiayaan, dan strategi pemasaran yang tepat.

“Lewat sektor swasta, saya ikut ambil peran menciptakan lapangan kerja dan membantu lebih banyak UMKM tembus ke pasar internasional," pungkasnya.

Di tengah ketidakpastian global, Sandiaga menilai penting bagi Indonesia untuk tidak hanya bertahan, tapi menjadi alternatif bagi pasar dunia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya