Berita

Ilusstrasi/RMOL

Bisnis

Trump Tingkatkan Tekanan pada China dan Iran, Harga Minyak Naik Lagi

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 09:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali naik ke titik tertinggi dalam dua minggu terakhir, setelah sebelumnya sempat turun selama beberapa hari.

Dikutip dari Reuters, Kamis 17 April 2025, harga minyak mentah Brent naik sebesar 1,18 Dolar AS atau sekitar 1,8 persen menjadi 65,85 Dolar AS per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga naik 1,14 Dolar AS atau sekitar 1,9 persen menjadi 62,47 Dolar AS per barel.

Kenaikan ini terjadi setelah pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan sanksi baru yang menyasar ekspor minyak Iran, termasuk kilang kecil di Cina yang dikenal sebagai "kilang minyak teko", pada hari Rabu.


Langkah ini diambil di tengah upaya AS untuk kembali melakukan negosiasi dengan Iran mengenai program nuklirnya bulan ini.

Di sisi lain, Presiden Trump juga telah menaikkan tarif terhadap berbagai produk dari China. Sebagai balasan, pemerintah China pun mengenakan bea masuk baru terhadap barang-barang dari Amerika.

“Perekonomian dunia saat ini sangat bergantung pada apakah AS dan China bisa mencapai kesepakatan, atau malah terlibat dalam perang dagang berkepanjangan,” ujar Alex Hodes, Direktur Strategi Pasar dari perusahaan keuangan StoneX.

Analis UBS Giovanni Staunovo menilai, jika ketegangan dagang antara AS dan Cina mereda, maka prospek pertumbuhan ekonomi global akan membaik.

"Permintaan minyak pun tidak akan turun terlalu jauh," ujarnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya