Berita

Pegawai Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU)/Ist

Nusantara

Pemprov DKI:

Pesan Berantai WhatsApp Lowongan Kerja PPSU Hoaks

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 09:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Melalui aplikasi WhatsApp beredar pesan berantai yang menyebutkan Pemprov DKI Jakarta membuka lowongan kerja untuk beberapa unit pasukan, seperti pasukan oranye (PPSU), pasukan biru (Dinas Tata Air), pasukan putih (listrik), dan pasukan hijau (Dinas Pertamanan dan Hutan Kota). 

Pesan tersebut juga mencantumkan bahwa informasi itu disampaikan oleh "Relawan Mas Pram Bang Doel Gubernur dan Wakil Gubernur."

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin memastikan bahwa informasi tersebut mengandung kesalahan dan tidak benar alias hoaks. 


Budi mengatakan, pasukan putih tenaga kerja untuk menangani masalah kelistrikan, melainkan pasukan tenaga kesehatan yang bertugas untuk memantau kesehatan lansia melalui metode jemput bola.

“Karena pasukan putih adalah pasukan tenaga kesehatan yang memantau kesehatan lansia,” kata Budi dikutip Kamis 17 April 2025.

Budi menegaskan, penerimaan lowongan kerja untuk pegawai Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta beberapa unit lainnya memang akan diumumkan secara resmi oleh Pemprov DKI Jakarta. Syarat minimal untuk posisi ini adalah lulusan Sekolah Dasar (SD).

"Meskipun kami nanti akan membuka rekrutmen untuk PPSU dengan persyaratan minimal Sekolah Dasar, kebijakan terkait hal ini masih dalam penyusunan. Setelah selesai, kami akan mengumumkan secara resmi melalui kanal-kanal informasi milik Pemprov DKI Jakarta," kata Budi.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan berharap masyarakat berhati-hati dalam menerima pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi pesan instan.

Sebagai langkah lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta akan memastikan bahwa pengumuman terkait rekrutmen akan dilakukan melalui saluran informasi yang sah dan terpercaya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya