Berita

Pengurus Pusat Pemuda Katolik dalam Seminar Pra Rakernas 2025 di Hotel Sobis, Jakarta Pusat/Ist

Nusantara

Pemuda Katolik Ajak Kader Teladani IJ Kasimo

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 08:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ignatius Joseph (IJ) Kasimo yang merupakan seorang tokoh Katolik, memiliki kontribusi besar dalam melahirkan perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia, bahkan sampai mengalir melalui organisasi kaderisasi seperti Pemuda Katolik.

Demikian pokok pembahasan Pengurus Pusat Pemuda Katolik dalam Seminar Pra Rakernas 2025: Merefleksikan 125 tahun IJ Kasimo dengan tajuk “Warisan Pemikiran IJ Kasimo: Membangun Indonesia dengan Prinsip dan Keteladanan” di Hotel Sobis, Jakarta Pusat pada Rabu malam, 16 April 2025.

"Banyak tokoh Katolik yang sudah memberi contoh nyata bagaimana kita harus berkontribusi dan memberi dampak kepada masyarakat,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Stefanus Gusma.


Bahkan, Gusma mengatakan, sejak awal IJ Kasimo mengingatkan semua bahwa istilah mayoritas dan minoritas hanyalah angka dan statistik. 

Dibalik itu, Gusma mengajak para kader kontribusi dalam membangun bangsa dengan bekerja bersama pemerintah setempat.

“Menuju Rakernas Pemuda Katolik yang akan dilaksanakan pada 25-27 April 2025, saya mengajak para kader Pemuda Katolik untuk menyusun program kerja yang mengkolaborasikan program tersebut dengan astacita yang merupakan program kerja pemerintah saat ini, sehingga berdampak kepada masyarakat dan bangsa,” kata Gusma.

Hadir menjadi special remarks, Prof. Joseph Sudrajad Djiwandono yang mengenang dan mengisahkan hubungan keluarganya dengan mendiang IJ Kasimo.

Sudrajad menilai kontribusi IJ Kasimo dalam mendukung pendidikan bagi dirinya dan keluarganya sangat besar. Terlebih, tekad orang tua Prof. Sudradjad dalam mengubah takdir keluarga salah satunya harus melalui pendidikan.

“Saya dan keluarga sungguh mengagumi Pak IJ Kasimo karena semangat dan ajaran yang ia wariskan kepada kita semua, dan saya kira masih sangat berguna untuk kita hidupi sampai hari ini,” ujar Guru Besar Ekonomi Emeritus, FEB Universitas Indonesia ini.

Hadir narasumber lain yakni Rektor Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, Prof. Dr Yuda Turana; politisi Partai Demokrat, Jansen Sitindaon; dan perwakilan Litbang Kompas Y. Mega Hendarto yang juga mengisahkan buah-buah pemikiran IJ Kasimo.





Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya