Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo di kediamannya, Solo/RMOLJateng

Nusantara

Jokowi Larang Wartawan Foto Ijazah dan Ancam Penebar Fitnah

RABU, 16 APRIL 2025 | 21:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum terkait tuduhan ijazah palsu.

Hal itu disampaikan Jokowi usai menemui massa dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) di kediaman pribadinya kawasan Sumber Solo, Jawa Tengah, Rabu, 16 April 2025.

"Saya mempertimbangkan karena ini sudah jadi fitnah di mana-mana, pencemaran nama baik. Saya mempertimbangkan untuk melaporkan ini, membawa ini ke ranah hukum," kata Jokowi diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Rabu, 16 April 2025.


Meski demikian, ia tidak menjabarkan secara gamblang siapa saja yang akan diseret ke meja hukum.

"Biar disiapkan oleh kuasa hukum (siapa pihak yang akan dilaporkan). Akan kami segera putuskan, nanti kuasa hukum yang akan melihat," jelasnya.

Di sisi lain, Jokowi tetap menerima kedatangan TPUA yang mempertanyakan soal keaslian ijazahnya dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Ya alhamdulillah sudah saya terima tadi di dalam rumah. Beliau-beliau ini ingin silaturahmi, tentu saya terima dengan baik," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga sempat menunjukkan ijazahnya kepada awak media. Namun ia melarang wartawan untuk mengambil gambar ijazah tersebut.

Ada dua map berisi ijazah Jokowi dari SD, SMP, SMA, hingga ijazah dari Fakultas Kehutanan UGM yang dibawa ajudan, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya