Berita

Ilustrasi/RMOL

Otomotif

Honda Belum Berniat Pindahkan Produksi dari Kanada dan Meksiko ke AS

RABU, 16 APRIL 2025 | 14:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa otomotif Jepang, Honda, belum berniat memindahkan produksi mobil dari Kanada dan Meksiko ke AS dalam upaya untuk menghindari tarif yang berpotensi merugikan.

Hal tersebut disampaikan Honda Kanada dan Meksiko melalui sebuah pernyataan pada Selasa 15 April 2025.

"Tidak ada perubahan yang dipertimbangkan saat ini," kata Honda Kanada dalam pernyataan melalui email, seperti dikutip dari Reuters.


Pernyataan serupa disampaikan Honda Meksiko. Mereka mengatakan perusahaan saat ini belum mempertimbangkan atau membuat keputusan produksi apa pun.

Sebelumnya ada laporan yang mengatakan bahwa Honda sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan sebagian produksi mobil dari Meksiko dan Kanada ke Amerika Serikat, dengan target 90 persen mobil yang dijual di negara tersebut diproduksi di sana, sebagai respons terhadap tarif otomotif baru AS.

"Kami terus mempelajari berbagai pilihan untuk perencanaan kontinjensi di masa mendatang dan memanfaatkan strategi peralihan produksi jangka pendek bila diperlukan," kata Honda Canada.

"Kami yakin akan kemampuan kami untuk terus menavigasi kondisi pasar saat ini secara efektif," ujarnya.

Honda Kanada, produsen mobil domestik terbesar kedua berdasarkan volume pada tahun 2024, mengoperasikan pabrik di Alliston, Ontario.

Menteri Ekonomi Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan pada hari Selasa dalam sebuah posting X bahwa para eksekutif Honda di negara itu telah memberi tahu pemerintah bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk mengubah produksi mereka di sana. Honda memiliki pabrik di negara bagian Guanajuato dan Jalisco.

AS merupakan pasar terbesar Honda tahun lalu, yang mencakup hampir 40 persen penjualan global. Produsen mobil tersebut menjual 1,4 juta kendaraan, termasuk model Acura, di AS tahun lalu. Mereka mengimpor sekitar 40 persen mobil tersebut dari Kanada dan Meksiko.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya