Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Mahfud MD: Prabowo Kini Lebih Akomodatif

RABU, 16 APRIL 2025 | 12:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai mulai menunjukkan perubahan arah dalam kebijakan dan pendekatan politiknya. 

Hal ini disampaikan mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melalui kanal YouTube resminya, Rabu 16 April 2025.

Menurut Mahfud, Prabowo kini terlihat lebih akomodatif. Hal ini terlihat dari Prabowo yang terbuka meladeni wawancara dengan jurnalis, berdialog dengan petani dan berupaya menjalin komunikasi yang lebih dua arah dengan masyarakat.


"Sehingga dia (Prabowo) benar-benar tampak sedang melakukan pendekatan-pendekatan baru di dalam langkah-langkah politiknya," kata Mahfud.

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi itu menilai perubahan ini terjadi karena Prabowo menyadari bahwa kepercayaan publik atau trust yang selama ini diharapkan, belum berhasil diraih secara maksimal. 

Indikator ketidakpercayaan itu, menurutnya, bisa dilihat dari terus melemahnya nilai tukar rupiah serta anjloknya pasar saham.

"Berbagai langkah diumumkan, dia pidato kan di mana-mana, juga tidak banyak hasilnya. Sehingga dia merasa ini kalau keadaan begini terus ini masalahnya ada di trust," kata Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud menyebut bahwa Prabowo sebelumnya sangat yakin bahwa dengan dukungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus dan keterlibatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, semua persoalan akan bisa diselesaikan. 

“Pokoknya sudah ada KIM Plus, sudah ada Pak Jokowi semua beres. Tapi ternyata nggak juga," kata Mahfud.

Mahfud menyarankan agar langkah-langkah baru ini diiringi dengan kebijakan konkret yang menyentuh kebutuhan publik dan mampu memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.



Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya