Berita

Ilustrasi/AI

Bisnis

Dampak Perang Dagang Masih Bayangi Pasar Minyak

SELASA, 15 APRIL 2025 | 10:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia menunjukkan sedikit kenaikan pada perdagangan hari Senin, 14 April 2025, namun pasar tetap lesu karena kekhawatiran memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik tipis 12 sen atau 0,2 persen menjadi 64,88 Dolar AS per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS hanya naik 3 sen menjadi 61,53 Dolar AS per barel.

Kenaikan ini terjadi setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan pengecualian tarif untuk produk-produk elektronik seperti ponsel, komputer, dan barang-barang lain yang sebagian besar diimpor dari China. Kebijakan ini menjadi bagian dari serangkaian pengumuman tarif yang naik-turun, sehingga menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha dan investor.


Trump juga menyampaikan bahwa minggu depan ia akan mengumumkan tarif baru untuk impor semikonduktor.

Di sisi lain, data menunjukkan bahwa impor minyak mentah China melonjak tajam pada bulan Maret, naik hampir 5 persen dibanding tahun lalu. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya pengiriman minyak dari Iran dan pulihnya ekspor Rusia.

Meskipun begitu, harga Brent dan WTI sudah turun sekitar 10 Dolar AS per barel sejak awal bulan ini. Banyak analis pun mulai menurunkan proyeksi harga minyak karena tensi perang dagang yang semakin panas antara China dan AS.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dalam laporan bulanan menyebutkan bahwa proyeksi permintaan minyak global tahun 2025 turun sebesar 150.000 barel per hari menjadi 1,3 juta barel per hari. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh dampak tarif perdagangan.

“Penurunan proyeksi dari OPEC menunjukkan betapa beratnya kondisi pasar saat ini akibat tarif dan ketidakpastian lainnya,” kata John Kilduff, analis dari Again Capital.

“Pasar masih terus mencoba memahami dampak dari perang dagang dan ketegangan dengan China,” tambahnya.

Sementara itu, Goldman Sachs memprediksi rata-rata harga minyak Brent pada sisa tahun 2025 berada di angka 63 dolar AS per barel, dan WTI di angka 59 dolar AS. Untuk tahun 2026, harga rata-rata diperkirakan akan turun masing-masing menjadi 58 dan 55 dolar AS.

Permintaan minyak global diperkirakan hanya akan tumbuh 300.000 barel per hari pada kuartal keempat tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, terutama karena melambatnya permintaan dari sektor petrokimia, menurut catatan analis yang dipimpin oleh Daan Struyven.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya