Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekspor China Melonjak 12,4 Persen sebelum Perang Dagang

SENIN, 14 APRIL 2025 | 16:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekspor China tercatat melonjak 12,4 persen pada Maret 2025 sebelum pengumuman tarif baru oleh Amerika Serikat (AS).

Kenaikan ini didorong oleh upaya para pelaku usaha yang mempercepat pengiriman barang ke luar negeri guna menghindari tarif impor baru Presiden AS Donald Trump pada April 2025.

“Tarif berlebihan yang diterapkan oleh pemerintah AS justru menciptakan hambatan bagi perdagangan Amerika sendiri,” tegas Wakil Kepala Bea Cukai China Wang Lingjun dalam konferensi pers, seperti dikutip dari CNBC, Senin 14 April 2025.


Sementara itu, impor China tercatat turun 4,3 persen pada bulan Maret. Meski masih dalam tren penurunan, angka ini menunjukkan perbaikan dibanding penurunan 8,4 persen pada Februari.

Adapun pada dua bulan pertama 2025, performa ekspor China sempat melambat tajam, hanya tumbuh 2,3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, impor China mengalami kontraksi 8,4 persen—penurunan terdalam sejak pertengahan 2023.

Tekanan eksternal seperti perang dagang, ditambah lemahnya konsumsi dalam negeri, membuat target pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar lima persen yang ditetapkan Beijing menjadi semakin sulit dicapai.

Meski begitu, China menegaskan tetap berkomitmen pada kerja sama perdagangan yang adil dan terbuka.

“Kami menegakkan semua tindakan balasan yang telah diumumkan terhadap AS sesuai hukum, sambil terus membuka perekonomian untuk kolaborasi dagang dan investasi yang saling menguntungkan dengan mitra global,” ujar Wang.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya