Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar Hadapi Minggu yang Bergejolak, Greenback Menguat

SENIN, 14 APRIL 2025 | 10:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) sedikit  menguat meskipun masih mendekati level terendah dalam tiga tahun. 

Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, berada di posisi 99,73 
pada Senin 14 April 2025. Posisi ini tidak jauh dari level terendah tiga tahun pada akhir pekan kemarin. 

Indeks DXY) turun 0,56 persen ke 99,958 pada sesi Jumat 11 April 2025. 

Indeks DXY) turun 0,56 persen ke 99,958 pada sesi Jumat 11 April 2025. 

Minggu ini kemungkinan kembali bergejolak karena Presiden AS Donald Trump menerapkan dan sekaligus menunda tarif secara tiba-tiba yang melahirkan kebingungan pasar.  

Gedung Putih pada Jumat, memberikan pengecualian dari tarif tinggi untuk telepon pintar, komputer, dan beberapa barang elektronik lainnya yang sebagian besar diimpor dari China. Namun, Trump memastikan hal itu bersifat sementara.

Analis mengeluhkan sikap Trump yang berubah-ubah sehingga menciptakan banyak ketidakpastian dan meresahkan pasar. 

"Awan badai itu, masih berputar-putar, belum pergi ke mana pun," kata analis IG, Tony Sycamore.

Dolar menguat 0,34 persen terhadap Franc Swiss, setelah jatuh ke level terendah dalam satu dekade pada akhir pekan kemarin. 

Euro turun 0,13 persen menjadi 1,1344 Dolar AS setelah melonjak 3,6 persen pekan lalu. 

Yen melemah 0,2 persen menjadi 143,79 per Dolar AS, sementara Poundsterling turun 0,33 persen menjadi 1,3084 Dolar AS

Dolar Australia menguat 0,15 persen menjadi 0,63035 Dolar AS. 

Dolar Selandia Baru naik 0,33 persen menjadi 0,5843 Dolar AS

Yuan di pasar offshore melemah 0,17 persen menjadi 7,2941 per Dolar AS .

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya