Berita

Presiden Prabowo Subianto di panen raya Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati 7, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 7 April 2025/Ist

Nusantara

Susi Pudjiastuti Dukung Prabowo Gunakan Burung Hantu Usir Hama Tikus

MINGGU, 13 APRIL 2025 | 09:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, memberikan dukungan penuh terhadap langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang menunjukkan komitmennya dalam membantu petani lokal. 

Prabowo membeli 1.000 ekor burung hantu sebagai solusi alami dan berkelanjutan untuk mengatasi serangan hama tikus yang kerap meresahkan petani di Majalengka, Jawa Barat.

"Pak Presiden Prabowo sangat benar, pembasmi atau musuh alami tikus di sawah adalah Burung hantu, lebih sustainable dan alami," kata Susi lewat akun X miliknya, Minggu 13 April 2025.


Susi menyoroti pandangan yang menyebut burung hantu bisa mengganggu ekosistem. Menurutnya, justru manusialah yang selama ini lebih sering merusak keseimbangan lingkungan. 

Bos maskapai Susi Air itu menegaskan bahwa penggunaan predator alami seperti burung hantu adalah pendekatan yang bijak dan selaras dengan alam.

Penggunaan burung hantu sebagai pengendali hama alami dinilai lebih efektif dan tidak menimbulkan dampak negatif seperti penggunaan pestisida kimia.

"Adalah aneh kalau ilmuwan bilang burung hantu berbahaya untuk ekosistem. Manusialah yang justru lebih berbahaya untuk ekosistem," pungkas Susi.

Dengan kebijakan ini, Prabowo tak hanya memperlihatkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan petani, tetapi juga terhadap pelestarian ekosistem dan keberlanjutan lingkungan pertanian Indonesia.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya