Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Apakah Dinosaurus Sudah Punah Sebelum Asteroid? Ini Kata Ilmuwan

SABTU, 12 APRIL 2025 | 13:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdebatan mengenai penyebab punahnya dinosaurus kembali mencuat di dunia paleontologi. 

Apakah hewan purba tersebut masih berkembang biak dengan baik saat asteroid menghantam Bumi 66 juta tahun lalu? Ataukah populasi mereka memang sudah menurun dan asteroid hanya menjadi pukulan terakhir?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, para peneliti mempelajari catatan fosil dari Amerika Utara, khususnya dari periode 18 juta tahun sebelum peristiwa kepunahan massal di akhir zaman Kapur (Cretaceous). 


Hasil penelitian tersebut, yang diterbitkan di jurnal Current Biology menunjukkan bahwa dinosaurus sebenarnya masih bertahan dan belum mengalami penurunan drastis sebelum asteroid menghantam.

Sekilas, lebih dari 8.000 fosil yang ditemukan menunjukkan penurunan jumlah spesies dinosaurus sejak 75 juta tahun lalu. Namun, penurunan ini bisa jadi bukan karena dinosaurus mulai punah, melainkan karena data fosil yang tidak lengkap atau bias.

"Catatan fosil itu tidak selalu akurat, sejak lama kami tahu itu hanya gambaran sebagian dari masa lalu," kata Chris Dean, peneliti paleontologi dari University College London, yang memimpin studi ini, seperti dikutip dari CNN, Sabtu 12 April 2025.

"Baru beberapa tahun terakhir kita benar-benar memahami seberapa besar bias tersebut saat menggunakan database fosil berskala besar," lanjutnya.

Untuk mengatasi masalah ini, tim peneliti menggunakan metode statistik bernama occupancy modeling, yang biasa dipakai dalam studi ekologi dan konservasi. Metode ini memperkirakan keberadaan spesies di suatu wilayah meskipun fosilnya tidak ditemukan secara langsung. Ini adalah pertama kalinya teknik ini diterapkan pada penelitian dinosaurus secara luas.

Dalam studi ini, Dean dan timnya memfokuskan penelitian pada empat keluarga dinosaurus utama:

Ankylosauridae: dinosaurus herbivora berlapis baja, seperti Ankylosaurus.

Ceratopsidae: herbivora bercula, seperti Triceratops.

Hadrosauridae: dinosaurus berparuh bebek.

Tyrannosauridae: karnivora besar seperti Tyrannosaurus rex.

Mereka memetakan wilayah Amerika Utara menjadi petak-petak besar, lalu menganalisis lokasi penemuan fosil, seberapa sering para peneliti menggali di lokasi tersebut, dan seberapa luas wilayah yang kemungkinan pernah dihuni dinosaurus.

Hasil model komputer menunjukkan bahwa dalam kurun 18 juta tahun sebelum asteroid, habitat potensial dinosaurus tetap stabil. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak sedang dalam masa kepunahan.

Faktor lain yang diduga menyebabkan bias data adalah minimnya batuan dari akhir zaman Kapur yang tersingkap di permukaan bumi saat ini, sehingga peluang menemukan fosil dari masa itu lebih kecil.

"Penurunan jumlah spesies yang terlihat kemungkinan besar karena berkurangnya batuan yang bisa diteliti, bukan karena dinosaurus benar-benar punah secara perlahan," jelas Alfio Alessandro Chiarenza, salah satu penulis studi dan peneliti dari University College London.

Ia juga menyatakan bahwa jika bukan karena asteroid, mungkin dinosaurus masih hidup berdampingan dengan mamalia, kadal, dan burung?"keturunan langsung mereka.

Hasil akhir dari penelitian terbaru ini sekaligus menantang anggapan lama bahwa dinosaurus sudah mulai punah sebelum asteroid menghantam. Ilmuwan menyimpulkan bahwa hewan-hewan tersebut sebenarnya masih bertahan dengan baik sampai bencana kosmik terjadi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya