Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Stasiun Tugu Yogyakarta dalam rangka pengamanan mudik Lebaran 2025 pada Jumat malam, 28 Maret 2025/Ist

Nusantara

Keberhasilan Kapolri Amankan Mudik Lebaran Banjir Apresiasi

SABTU, 12 APRIL 2025 | 03:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengamanan pada mudik lebaran 2025 oleh Polri, mendapat apresiasi dari Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA), karena dinilai telah melayani masyarakat dengan baik. 

Ketua Umum PP GPA, Aminullah Siagian menilai, langkah sigap dan strategi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya telah memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam mengawal arus mudik dan arus balik lebaran 2025.

"Kerja sigap, tanpa kenal lelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengawal jalannya arus mudik dan arus balik mudik lebaran tahun 2025 patut kita apresiasi," ujar Aminullah dalam keterangannya pada awak media, Jumat, 11 April 2025.


Menurut dia, dalam memperingati momen hari raya lebaran, tidak bisa dipungkiri terdapat jutaan kendaraan bergerak pada waktu yang hampir bersamaan, dan menyebabkan terjadinya kemacetan di ruas-ruas jalan utama, terutama pada puncak arus mudik pada 27 hingga 30 Maret 2025.

Selain itu, hal serupa juga terjadi pada arus balik yang puncaknya pada 7 hingga 9 April 2025. Jutaan masyarakat yang melakukan mudik dengan kendaraan pribadi dan transportasi umum bergerak dari Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

"Begitu juga dengan arus mudik juga terjadi dari Jakarta ke Pulau Sumatera melalui pelabuhan Merak-Bakauheni, hingga berbagai kota di Indonesia. Meski masih terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan tol dalam rangkaian mudik Lebaran 2025," tuturnya. 

Lanjut Amin, jajaran kepolisian yang dikomandoi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat dibilang berhasil, sehingga kemacetan lalu lintas dan angka kecelakaan menurun tidak terjadi dalam waktu yang larut dan berhari-hari.

Selain itu, masyarakat yang melakukan aktifitas mudik sangat puas dengan kesigapan dan berbagai strategi pengawalan serta keseriusan dari jajaran kepolisian dalam mengurai arus lalu lintas

"Oleh sebab itu, Kami salut dengan berbagai upaya rekayasa lalu lintas dalam mengatasi kemacetan pada arus mudik dan balik lebaran tahun 2025, dengan menggunakan berbagai macam skema rekayasa lalu lintas dan kebijakannya seperti Ganjil genap, lawan arus (contraflow) dan satu arah (one way)," urai Amin. 

"Sehingga strategi itu dapat mengurai kemacetan dengan cepat dan juga menciptakan kondisi aman dan nyaman kepada para pemudik yang menjalankan mudik lebaran 2025," sambungnya.

Amin menegaskan, pihaknya melihat Polisi telah bekerja siang dan malam tanpa lelah hanya untuk menjalankan tugas negara dalam mengawal arus mudik. 

Oleh karena itu, menurutnya patut diacungi jempol personel kepolisian, karena rela bekerja tanpa pamrih dan sangat luar biasa ketika kebanyakan warga masyarakat berlebaran di kampung. 

Kepemimpinan Kapolri dalam mengatur arus mudik dan arus balik mudik lebaran 2025, berkat sinergi dengan sejumlah pihak dan juga kementerian yang telah berhasil dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak, sehingga pengawalan arus mudik lebaran dapat berjalan sesuai dengan rencana dan dapat memberikan kesan yang memuaskan publik. 

"Kami ucapkan terimakasih yang mendalam terhadap Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, yang terlihat berjibaku dalam mengawal arus mudik dan arus balik lebaran, walaupun ada beberapa titik yang macet diakibatkan banjir dan tabrakan diakibatkan oleh bis seperti di Labura," demikian Amin menutup.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya