Berita

Gubernur Jakarta Pramono Anung usai melakukan pertemuan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN)/Istimewa

Politik

Pramono Siapkan Puskesmas Jadi Tempat Rehabilitasi Korban Narkoba

JUMAT, 11 APRIL 2025 | 14:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia dalam memberantas narkotika.

Hal ini disampaikan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, usai melakukan pertemuan dengan Kepala BNN, Komjen Marthinus Hukom, Jumat 11 April 2025.

Pertemuan tersebut membahas kerja sama upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) di ibukota.


"Saya langsung menyampaikan kepada Kepala BNN dan juga BNNP di daerah Jakarta, yang pertama, kami memberikan support sepenuhnya," ujar Pramono di Balaikota DKI Jakarta, Jumat 11 April 2025.

Dukungan tersebut meliputi tindakan preventif melalui sosialisasi dan edukasi, deteksi dini di wilayah rawan narkoba khususnya di tiga kelurahan, hingga penegakan hukum. Secara khusus, Pramono meminta perhatian Kepala BNN terkait rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba.

Ia menekankan perlunya pembedaan antara pengguna yang merupakan korban dengan pengguna yang aktif sebagai bandar atau pengedar. 

Karena itu, Pramono menawarkan kerja sama dengan memanfaatkan puskesmas-puskesmas di Jakarta sebagai tempat rehabilitasi rawat jalan bagi korban narkoba.

"Bagi yang seperti ini rehabilitasinya harus dilakukan secara baik dan terbuka dan Jakarta akan menggunakan puskesmas-puskesmas yang ada untuk bisa menjadi tempat untuk dilakukan rehabilitasi bagi yang korban. Bukan yang sebagai pelaku utamanya," jelasnya.

Pramono juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku peredaran narkoba. Pemprov DKI Jakarta akan memberikan dukungan penuh terkait penindakan hukum guna menekan angka pengguna narkoba di Jakarta.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya