Berita

Presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping/Reuters

Dunia

Sempat Melawan, China Kini Siap Dialog Bareng AS

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 22:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah China membuka opsi dialog dengan Amerika Serikat (AS) untuk meredakan perang dagang yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir.

Pernyataan ini termuat dalam dokumen resmi (white paper) bertajuk China's Position on Some Issues Concerning China-US Economic and Trade Relations yang dirilis Kantor Informasi Dewan Negara China (SCIO), 9 April 2025.

Dalam dokumen tersebut, China menyebut perundingan bisa dilakukan jika kedua negara duduk sejajar dalam posisi setara dan saling menguntungkan.


"Cara terbaik untuk mengatasi masalah dan menjembatani kesenjangan adalah dengan mencari jalan untuk kerja sama yang saling menguntungkan melalui dialog setara," demikian dikutip dalam dokumen tersebut, Kamis 10 April 2025.

Sebagai dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia, hubungan dagang antara Beijing dan Washington punya dampak ekonomi global, tidak hanya bagi rakyat masing-masing negara.

"Menyelesaikan sengketa melalui dialog dan konsultasi dapat menangani masalah lebih efisien dan menghemat biaya yang tidak perlu bagi masyarakat internasional," sambung dokumen white paper tersebut.

Melalui dialog yang setara, China dan AS bisa memperjelas posisi, mengklarifikasi fakta, hingga menjelaskan alasan setiap masalah yang ada hingga menyusun solusi terbaik.

Dalam dokumen tersebut, China menyadari perang dagang tidak akan menghasilkan pemenang. Keberhasilan ekonomi kedua negara seharusnya menghadirkan peluang bersama, bukan menjadi ancaman. 

Meski demikian, pemerintah China juga mengkritik kebijakan tarif tinggi yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump sejak 2018. Tarif tersebut awalnya hanya 10 persen, meningkat hingga 125 persen akibat perang tarif balasan kedua negara.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk proteksionisme yang merugikan semua pihak.

Sensus AS mencatat surplus dagang China dengan AS mencapai 295,4 miliar Dolar AS pada 2024. Angka tersebut naik dari surplus 279,1 miliar Dolar AS di 2023, terbesar pada 2018 ketika defisit 418 miliar Dolar AS.

Merespons data tersebut, China membantah secara sengaja mengejar keunggulan itu. 

"Neraca perdagangan barang antara China dan AS merupakan hasil tak terelakkan dari masalah struktural dalam ekonomi AS, serta konsekuensi dari keunggulan komparatif dan pembagian kerja internasional antara kedua negara," demikian keterangan pemerintah China.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya