Berita

Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Rina Sa’adah/Ist

Nusantara

Komisi IV DPR Tinjau Potensi Konservasi dan Wisata TWA Pulau Weh Aceh

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 12:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Rina Sa’adah, turut serta dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi IV DPR RI ke Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Weh, Sabang, Aceh, pada Rabu 9 April 2025.

Rina Sa’adah menyampaikan pentingnya dukungan konkret dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi Pulau Weh.

“Kunker bertujuan meninjau langsung pemanfaatan jasa lingkungan dan perlindungan kawasan konservasi di wilayah paling barat Indonesia,” ujar Rina Sa’adah dalam keterangan resminya, Kamis 10 April 2025.


Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyusuri sejumlah titik penting, termasuk spot snorkeling di Pulau Rubiah dan lokasi pengamatan lumba-lumba.

TWA Pulau Weh memiliki luas 1.197 hektare daratan dan 5.280,2 hektare perairan laut, yang merupakan jalur migrasi mamalia laut seperti lumba-lumba serta tempat transit burung migran.

Kawasan ini juga menjadi lokasi berdirinya Tugu Kilometer Nol (TKN) RI yang menjadi magnet wisatawan dari berbagai daerah.

“Sebagai destinasi wisata, TWA Pulau Weh memiliki potensi yang sangat menarik,” ujarnya.

Adapun kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan diikuti oleh sejumlah anggota Komisi IV lainnya.

Turut hadir Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Wali Kota Sabang, serta pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Rombongan juga mengadakan diskusi terbuka di kawasan Tugu Kilometer Nol (TKN), membahas isu-isu strategis terkait pengelolaan kawasan konservasi yang bersinggungan langsung dengan sektor pariwisata.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya