Berita

Ilustrasi/AI

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Menghijau, Nikkei Menguat Lebih dari 7 Persen

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 08:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia-Pasifik mengawali perdagangan Kamis pagi 10 April 2025 dengan penguatan, menyusul lonjakan pembelian terbesar di Wall Street tadi malam. 

Nikkei 225 Jepang dibuka menguat 7,38 persen. Indeks Topix yang lebih luas naik 7,12 persen.

Indeks Kospi Korea Selatan juga menguat 5 persen, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 4,61 persen.


S&P/ASX 200 Australia juga mengawali hari dengan kenaikan 6 persen.

Pasar Global nampak sedikit lega karena Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi pelonggaran dengan menunda pemberlakukan tarif baru selama 90 hari, kecuali untuk China. 

China yang marah dengan keputusan Trump yang memberikan tarif tinggi untuk semua barang China, membalas dengan melipatgandakan tarifnya untuk AS menjadi 84 persen  

Kini, investor terus mencermati pergerakan saham-saham China. 

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada pada level 20.180, menunjukkan pembukaan yang sedikit lebih lemah dibandingkan penutupan HSI pada hari Rabu di level 20.264,49. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpotensi menguat (rebound) mengikuti bursa saham global, utamanya bursa Wall Street, AS. Kemarin, IHSG ditutup turun 0,47 persen ke level 5.968.

" IHSG hari ini berpotensi rebound mengikuti pergerakan bursa US karena melemahnya tensi perang dagang setelah Presiden Trump menunda pengenaan tarif 90 hari, kecuali untuk China," kata Fanny Suherman, Head of Retail Research PT BNI Sekuritas dalam riset hariannya, Kamis 10 April 2025.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya